Nasionalisme di Darat, Laut dan Udara


Jumat, 14 Agustus 2015 - 19:39:48 WIB
Nasionalisme di Darat, Laut dan Udara

Pengibaran bendera raksasa tersebut merupakan agenda pem­buka perayaan kemerdekaan yang diselenggarakan oleh VRMP Sawahlunto. Gunanya, tentu saja untuk turut serta membangkitkan rasa nasionalisme kebangsaan di kalangan anak muda.

Baca Juga : Etika Politik Koalisi PKS dan PAN dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

“Sebelumnya 17 pemanjat dan petualan dari VRMP Sawah­lunto telah melakukan penjajakan tebing dalam kesiapan kegiatan ini. Dalam penjajakan ditemukan beberapa jalur dengan tingkat kesulitan tinggi. Namun telah kita atasi. Bagaimanapun juga perjua­ngan membentangkan bendera ini tak sebanding dengan perjuangan para pejuang bangsa dalam meraih kemerdekaan yang kita hirup bebas hari ini,” ucap Ketua VRMP Sawahlunto, Hengki Frans­­damulya, didampingi koor­dinator lapangan, Aspil.

Ia melanjutkan, hingga peri­ngatan detik detik proklamasi 17 Agustus nanti, seluruh warga Sawahlunto dapat menyaksikan Bendera Merah Putih berkibar di puncak tebung. Pemandangan tersebut juga akan menambah kekhidmatan dalam upacara peri­ngatan hari kemerdekaan yang berpusat di Lapangan Sepakbola Ombilin.

Baca Juga : Politik dan Etika Berkelindan dalam Pengisian Jabatan Wawako Padang

“Bendera raksasa juga akan terlihat jelas nanti dari lapangan upacara, semoga dengan ini dapat menambah kekhidmatan dan peng­hayatan dalam upacara ke­mer­dekaan tersebut,” jelasnya lagi.

Tidak ada tujuan lain yang hendak dicapai oleh VRMP Sa­wah­lunto selain menyampaikan bentuk kecintaan terhadap Nega­ra Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Efek positif yang diha­rap­kan tentu saja agar semangat mereka dapat tertular kepada generasi muda. Karena bagai­manapun juga semangat kemer­dekaan patut dijaga dengan me­nunjukkan rasa hormat dan teri­ma kasih atas jasa para pahlawan yang berkorban nyawa demi merebut kemerdekaan.

Baca Juga : Jangan Terlalu Bersedih Jika Kamu Dihinakan

Berkibarnya bendera raksasa Merah Putih di Puncak Pari sontak mengundang decak kagum dari warga yang melihatnya. War­ga mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemanjat dari VRMP Sawahlunto tersebut. Harapan warga juga sama, semoga semangat lewat seremonial tersebut dapat tertular kepada seluruh anak bangsa.

“Saya merasa terharu dan bangga dengan apa yang dilakukan oleh sekelompok pemanjat itu. Terlebih kegiatan ini dilakukan di saat makin menurunnya rasa nasionalisme di tengah-tengah kehidupan bernegara,” ungkap seorang warga bernama Rizal Dani.

Baca Juga : Mengapa Isu Presiden 3 Periode Kembali Berhembus?

Ia juga berharap agar apa yang dilakukan oleh VRMP Sawah­lunto dapat membangunkan kem­bali rasa nasionalisme masyarakat agar  semakin peduli dan men­cintai tanah air.

Sementara itu di Ibukota Provinsi Sumbar, 15 aktivis yang berasal dari Unit Kegiatan Maha­siswa (UKM) Diving Pro­kla­mator Universitas Bung Hatta (UBH) serta beberapa aktivis dari berbagai elemen, tengah mem­per­siapkan diri untuk meng­gelar upacara Proklamasi Kemer­dek­a­an RI ke-70 di dasar lautan.

Dasar lautan di Pulau Aur Painan diputuskan menjadi venue upacara tersebut. Segala se­sua­tunya tengah dipersiapkan agar jalannya kegiatan utama dan beberapa kegiatan pendamping lainnya dapat bergelar sukses dan bermakna.

“Tepat pukul 10.00 WIB, 17 Agustus nanti kami akan meng­gelar upacara di dasar laut. Tu­juan­nya tentu saja untuk mem­bangkitkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Mulai dari daratan, udara hingga lautan pun harus dicintai sepenuh hati. Karena itu kami merasa penting untuk melakukan kegiatan ini,” jelas Indrawadi.

Selain pengibaran bendera, lanjut Indra, juga akan digelar kegiatan penanaman terumbu karang dan berbagai kegiatan positif lainnya.

Berbagai kegiatan tersebut digelar untuk menun­jukkan bah­wa pengibaran ben­dera bawah laut bukan sekedar seremonial gaya-gayaan, melain­kan lebih pada niat untuk saling mem­bangkitkan rasa nasionalis­me di jiwa setiap anak bangsa.

Apapun bentuk kegiatan yang dilakukan, penghayatan akan nilai-nilai perjuangan meraih kemerdekaan adalah hal terpen­ting saat memperingati kemer­dekaan tersebut. Bahkan, kesa­daran mengibarkan bendera di halaman rumah pun dapat men­jadi bukti besarnya penghargaan terhadap para pejuang. Dan tentu saja, semakin menumbuhkan rasa kecintaan terhadap Indonesia. Terhadap tanahnya, lautnya, juga udara.***

 

Oleh:
JULI ISHAQ PUTRA & RIKI YUHERMAN

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]