Mengatasi Anak Berbohong


Senin, 17 Agustus 2015 - 18:44:15 WIB
Mengatasi Anak Berbohong

Misal, saat anak kele­lahan seusai bermain, de­ngan intonasi tinggi orangtua menanyakan pekerjaan ru­mah. Anak pun kesal, se­hingga mengerjakan peker­jaan rumah tidak maksimal.

Baca Juga : Cara Menggoreng Tahu agar Tidak Mudah Hancur, Ikuti Langkah Ini

Kasus lainnya, orangtua mungkin ingin menciptakan anak mandiri, lalu me­ma­sang berbagai target untuk dicapai anak. Anak harus sudah mandiri di usia pra­sekolah, harus sudah bisa baca tulis sebelum masuk sekolah dasar, sudah pandai berhitung, tidak boleh telat bangun pagi, dan seba­gainya.

Tujuan orangtua mung­kin mulia, berharap anak mandiri, cerdas, punya ko­mit­men, dan perilaku positif lainnya. Namun, dalam kese­harian anak justru merasa tertekan dan terbelenggu dengan berbagai aturan. Saat bangun pagi, anak dipaksa bangun, “Ayo bangun, nanti terlambat ke sekolah”. Ber­lanjut di siang hari saat anak pulang sekolah, “Buka baju seragamnya, sepatunya, ja­ngan lupa letakkan semua­nya di tempat cucian!” De­mikian pula saat waktu tidur siang, mandi sore, makan malam, belajar, anak dipe­nuhi dengan berbagai tun­tutan.

Baca Juga : Jangan Lupa Baca Doa Ini saat Ziarah Kubur, Perhatikan Tata Caranya

Kalimat yang digunakan orangtua pun berintonasi tinggi, satu arah, tanpa me­medulikan emosi dan kon­disi anak.

Menurut Monica Sulis­tiawati, MPsi, Psi, CHt, psikolog dari Personal Growth Counseling and Development, apa yang dilakukan orangtua boleh jadi keliru karena mempo­sisikan diri lebih tinggi dari anak. Padahal, saat berko­munikasi dengan anak, orang­tua sebaiknya mem­posisikan diri sejajar dengan mereka.

Baca Juga : Ramadan Jadi Extra Faedah dengan Smartfren Extra Unlimited Malam Full Speed

Ia menyarankan, dengar­lah apa yang anak rasakan, inginkan, apakah mereka nyaman atau tidak dengan pilihan kata yang Anda ucapkan.  (h/dtu)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]