KPPU: 24 Perusahaan Terindikasi Kartel Sapi


Rabu, 19 Agustus 2015 - 20:03:53 WIB

Dia menyebutkan KP­PU sudah memantau pola kecurangan kartel sapi ini sejak tahun 2013. Menurut dia, semenjak itu hingga sekarang, polanya tak be­ru­bah yakni dengan se­ngaja menahan pasokan sehingga membuat daging sapi langka di pasaran dengan demikian harga pun akan tinggi.

“Pemainnya juga sama saja, hanya ada yang baru,” imbuh Syarkawi.

Sebagian besar mereka berlokasi di daerah Ja­karta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Ja­bodetabek). Dia me­nya­takan seluruh perusahaan itu akan segera disi­dangkan pada awal Sep­tember 2015.

Apabila perusahaan itu terbukti bersalah, ma­ka majelis hakim bisa memberikan denda admi­nistrasi hingga pencabutan izin usaha. Di sisi lain, pemerintah memutuskan akan melakukan impor daging sapi sebanyak 200.­000-300.000 ekor sapi untuk menstabilkan harga di pasar.

Harga daging sempat menembus harga Rp 120.­­000,- per kilogram me­nyusul kelangkaan daging tersebut. Pe­me­rintah me­mutuskan mem­berikan izin impor itu kepada Badan Uru­san Logistik (Bulog), dan bukannya kepa­da­ feedlotter. Pa­salnya, pe­me­rintah men­duga ada­nya per­mai­nan­ feed­lot­ter agar harga-har­ga naik.­ (h/trn)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM