Jalur Rel KA Muaro Kalaban-Sijunjung Segera Dibangun


Kamis, 20 Agustus 2015 - 17:52:00 WIB
Jalur Rel KA Muaro Kalaban-Sijunjung Segera Dibangun

Hadir pada acara terse­but Dishub Provinsi Kabid Sarana dan Prasarana Ju­har­son Atd, Divre KAI Nasution, Kepala Ling­kungan Hidup Sijunjung, Dishub Sijunjung dan Sa­wah­lunto, , Kepala Badan Pertanahan Sijunjung, Di­nas PU Sijunjung, Bappeda Sijunjung, Camat Sijun­jung, Camat Kupitan dan Camat Koto VII, Walinagari Ku­pitan, Walinagari Sijun­jung, Walinagari Padang Laweh dan Kepala Desa Muaro Kalaban.

Baca Juga : Leonardy Harmainy Tanggapi Aspirasi Masyarakat Nagari Campago Mengenai Pembangunan Stadion Mini

Dalam pemaparannya mengenai Undang-un­dang No. 32 tahun 2009 tentang PPLH dan PP RI No.27 Tahun 2012 tantang izin lingkungan serta Per­men.LH No.05 tahun 2012 tentang jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Ling­kungan Hidup (Amdal), dimana pembangunan jalur kereta api dipermukaan tanah 25 km dibawah per­mukaan maka semua besa­ran adalah wajib menyusun dokumen Amdal.

Lebih lanjut, Juharson mejelaskan, berdasarkan data, ada empat kecamatan dan enam nagari di Kabu­paten Sijunjung dan Kota­madya Sawahlunto yakni Kecamatan Sijunjung, Ke­ca­matan Koto VII, Keca­matan Kupitan dan Keca­matan Silungkang serta Nagari Padang Sibusuk, Nagari Pamuatan, Nagari Tanjung Ampalu, Nagari Palaluar, Nagari Padang Laweh dan Kenagarian Muaro serta Desa Muaro Kalaban yang terkena dam­pak pembangunan jalur rel kereta api tersebut.

Baca Juga : Serap Aspirasi, Wabup Sabar AS Wacanakan Berkantor di Tiap Kecamatan

“Pembangunan rel ke­reta api yang melewati sejumlah kecamatan di Kabupaten Sijunjung dan Kotamadya Sawahlunto tersebut, diperkirakan ti­dak akan mudah karena terkendala kondisi lahan yang sempit dan sepanjang jalur yang akan dibangun rel tersebut terdapat se­jumlah fasilitas, seperti pipa air milik PDAM, kabel optik operator te­lekomunikasi, dan kabel sinyal PT KAI, sehingga perlu ada kajian yang lebih mendalam. Sedangkan pe­ngadaan tanah untuk ke­pentingan umum dise­leng­garakan melalui tahapan seperti perencanaan, per­siapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil,” ujarnya.

Lingkup studi Amdal yang disusun, antara lain mengenai pengurukan ba­dan jalan rel, pemasangan ban­talan beton dan rel se­pan­jang 26 kilometer, serta pem­bangunan jem­batan de­ngan bentang an­tara 15-50 me­ter sebanyak 5 buah.  (h/ogi)

Baca Juga : Antisipasi Balap Liar, Polres Padang Panjang Sweeping Jalan

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]