PKKMB UBH Tanpa Perploncoan


Jumat, 21 Agustus 2015 - 19:54:20 WIB
PKKMB UBH Tanpa Perploncoan

“Pihak rektorat terus me­ngawal jalannya pelaksanaan PKKMB dari hari pertama di universitas hingga penutupan di fakultas, gunanya untuk me­mastikan tidak terjadi tindak perploncoan dan sejenisnya. Karena sesuai dengan aturan yang berlaku, kami akan men­jatuhi sanksi bagi mahasiswa yang melakukan perploncoan, kami tak segan-segan mem­berhentikan mahasiswa senior jika memang terbukti,” kata Niki.

Baca Juga : Batang Arau Disiapkan untuk Berlabuhnya KRI Dewa Ruci pada Festival Jalur Rempah dan Pelayaran Muhibah Budaya Tahun 2021

Hingga penutupan dila­kukan oleh dekan pada masing-ma­sing fakultas, lanjutnya, tidak satupun diterima laporan mengenai tindakan me­nyim­pang tersebut. Namun, satu mahasiswa memang me­nga­lami kecelakaan jalan raya saat menuju kampus pada PKKMB hari pertama.

“Alhamdulillah hingga hari terakhir, semuanya berjalan sesuai aturan. Ada satu ma­hasiswa yang mengalami kece­lakaan, tapi langsung kami urus dan telah diserahkan kepada orangtuanya untuk menjalani penyembuhan,” lanjutnya.

Baca Juga : Geledah Kamar Hunian, Petugas Lapas Klas II B Padang Temukan Sajam

Susiana, salah seorang pa­nitia PKKMB di kampus III UBH mengatakan, panitia yang terdiri dari mahasiswa senior telah berkomitmen un­tuk menjalankan PKKMB se­suai dengan aturan yang ber­laku. Ia menjamin, tidak akan terjadi tindak kekerasan ter­hadap mahasiswa baru.

“Panitia memberikan pe­ngarahan tentang kehidupan kampus, sistem akses labor dan fasilitas kampus lainnya, serta beberapa game untuk saling mendekatkan antar mahasiswa baru,” kata Susiana.

Baca Juga : Resmikan Surau Papan Palinggam Padang, Gubernur: Mari Ciptakan Pemimpin Masa Datang

Adif, salah seorang Maba Fakultas Teknologi Industri mengaku sangat menikmati jalannya PKKMB yang di­pandu panitia yang merupakan maha­siswa senior. “Sejauh ini tidak ada bentuk kekerasan yang saya lihat atau saya alami. Jadi semuanya asik saja,” ka­tanya.

Berdasarkan informasi Rek­tor UBH, PKKMB UBH memang sengaja digelar selama dua hari saja, berbeda diban­ding pelaksaan tahun lalu, di mana PKKMB ber­langsung selama tiga hari. Perubahan ini diambil dengan pertimbangan memberi waktu istirahat se­lama sehari untuk maba sebe­lum mengikuti per­kuliahan.

Baca Juga : Cara Mengatasi Bau Mulut, Banyak Minum Air Putih saat Berbuka

“Kami beri waktu sehari untuk istirahat, karena mulai Senin (21/8) nanti, semua maba wajib memulai kelas per­ku­liahan. Saya juga mewanti-wanti para dosen melalui dekan, un­tuk masuk pada hari pertama. Jika ada yang melanggar, dekan atau wakil dekan harus meng­gan­tikannya,” tutup Niki. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]