Warga Tolak Pendirian Menara Telekomunikasi


Jumat, 21 Agustus 2015 - 19:55:44 WIB

Warga terkejut saja pada pagi hari telah berdiri me­nara setinggi 20 meter, yang di­dirikan dilakukan pe­ru­sahaan Dayamitra Te­le­ko­munikasi, di lahan pe­ka­rangan salah seorang warga bernama Eni Susanti, di kawasan padat penduduk.

“Pada intinya pendirian menara tidak ada sosialisasi dan masyarakat meminta untuk dipindahkan dari kaw­asan perumahan warga,” ke­luhnya.

Dikatakannya, se­har­us­nya pendirian menara tidak di kawasan padat, me­lainkan di lahan yang lebih luas. Kenyataanya, Gaung berada di kawasan perbukitan dan alangkah baiknya didirikan di bukit.

Selain areal luas, bukit juga lebih tinggi, se­hingga penerimaan sinyal frekuensi lebih optimal.

Diyakini, lanjutnya, dam­pak negatif cenderung lebih banyak. Selain radiasi, juga dampak bencana lain yang merugikan warga. Si­kap peru­sahaan dan pemilik tanah tidak ada koordinasi dan kon­fir­masi kepada pi­hak yang terkait sangat di­sayangkan.

“Seaindainya tiang me­nara tersebut roboh yang di­akibatkat gempa atau ben­cana lain, bisa menimpa rumah warga juga,” ujarnya.

Ditambahkan Syahril Nur (55) mengatakan, warga Gaung merasa ada ke­jang­galan terkait pendirian me­nara telekomunikasi ter­se­but, karena berdasarkan informasi yang didapat, se­banyak 10 warga diminta me­nan­datangani surat per­nyataan bersedia menerima pendirian menara.

“Mereka yang me­nan­datangai surat pernyataan tersebut diberikan imbalan sebesar Rp300 ribu per orang. Mereka tidak me­ngetahui dampak yang di­timbulkan oleh pendirian tower itu,” jelas Syahril.

Salah seorang tokoh ma­syarakat Gaung, Sanjaya (62) menyesalkan sikap dari perusahaan dan pemilik tanah yang tidak ada so­sialisasi kepada warga dan pemuka masyarakat yang ada. Sikap tersebut adalah tindakan yang tidak sesuai dengan norma etika ber­masyarakat.

“Prinsipnya, selama itu ada koordinasi dengan ber­bagai elemen masyarakat, kami tidak menghalang-halangi pendirian menara tersebut kalau aturannya jelas,” jelas Sanjaya.

Sanjaya mengatakan, se­mua warga Gaung meng­harapkan kepada pihak pe­rusahaan segera melakukan pe­mindahan lokasi pen­dirian menara itu, sehingga tin­dakan yang dapat me­rugikan bisa diredam.

Sementara pemilik ru­mah tempat pendirian me­nara ketika ditemui Haluan untuk mengklarifikasi pen­dirian menara, sedang tidak berada di rumah. (h/mg-jef)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]