Kepemimpinan yang Efektif Harapan Rakyat


Jumat, 21 Agustus 2015 - 19:57:47 WIB
Kepemimpinan yang Efektif Harapan Rakyat

Semua per­soalan bangsa rakyat yang menangung resi­ko apa yang terjadi pada bangsa. Ketika presiden Jokowi naik seba­gai pe­mimpin bangsa telah mela­kukan kenaikan BBM yang mengkaibatkan rakyat berteriakan terhadap kebi­jakan presiden Indonesia. Persoalan tersebut salah satu mengakibatkan rakyat se­makin mengalami peru­ba­han terhadap infrastruktur pe­re­konomian dalam akti­vitas kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Athari Gauthi Ardi: Hentikan Penjajahan Israel terhadap Palestina

Pemimpin adalah tokoh yang utama untuk menen­tukakan kemajuan dan ke­ung­gulan serta per­kem­ba­ngan secara kompetetif da­lam sebuah kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak memikirkan secara satu sisi akan tetapi banyak per­tim­bangan yang harus dilakukan untuk mencapai visi dan misi bangsa sesuai dengan UUD 1954 dan tujuan bang­sa ini. Selain itu, seorang pemimpin melakukan tin­dakan yang rasional dan selalu menciptakan peru­bahan demi bangsa yang maju serta untuk mengisi kemerdekaan Indonesia.  Pemimpin tidak hanya me­ngang­garkan kepada mana­jer yang efektif, namun ia berfungsi untuk menjadikan sosok pemimpin yang trans­formasional. Artinya dalam melaksankan tanggungjawab dan­ amanah yang di pikul se­ha­rusnya menjadikan negara atau institusi apa pun yang diamanahkan mencapai ki­ner­ja secara ekspektasi, ber­kelanjutan dan men­cer­min­kan kenerja yang efektif sehingga melahirkan ke­mak­muran bagi institusi yang dipimpin atau rakyat yang sejahtera. Hal tersebut akan mengambarkan dan menciptakan suasana kese­jahteraan rakyat Indonesia.

Pemimpin yang ideal mempunyai wawasan dan pandangan secara luas serta mampu mengendalikan ke arah yang jelas juga konsisten dengan apa yang diran­cang­kan. Wawasan yang luas seorang pemimpin mampu memimpin sebuah institusi dengan pemikiran dan pan­dangan yang melebihi apa yang dipimpin oleh anak buahnya. Seorang pemim­pin harus mempunyai dream,­ sebab tanpa dream tidak memiliki arah tujuan atau bayangan ke masa de­pan untuk mencapai dari sebuah institusi atau negara yang memperlukan pe­mim­pin yang efektif. Pemimpin yang efektif salah satu hara­pan rakyat untuk me­ning­katkan kesejahteraan dan mampu bersaing dalam akti­vitas kehidupan, apalagi pada era yang mengalami perkem­bangan dan peruba­han.

Baca Juga : Ketua Wadah Pegawai KPK Ucapkan Terima Kasih kepada Jokowi, Ada Apa Ya?

Pemimpin yang diha­rapkan oleh rakyat dalam pemimpin yaitu mempunyai keberanian, kepastian, me­res­pon, mengarah dan seba­gainya untuk menuju ke masa depan. Oleh sebab itu, seorang pemimpin selalu melakukan pengembangan, mengekspresikan dan me­lakukan evaluasi atau revisi terhadap kenerja yang sela­ma ini telah dijalani untuk mencapai tujuan dan me­respon segala kepentingan bagi rakyat Indonesia dalam mencapai visi dan visi teru­tama tercantum dalam UUD 1945. Sebagai pertimbangan bangsa perlu melahirkan pemimpin yang benar-benar melakukan pekerjaan secara ikhlas dan mengharap ridho dari Tuhan. Ini merupakan cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan me­ngisi kemerdekaan serta dapat memakmurkan rakyat Indonesia yang adil dan merata tanah air Indonesia.

Jika kita bandingkan antara seorang pemimpin dan manajer. Pada artikel ini penulis mencoba mengajak kepada kita untuk mem­bedakan antara peran dan fungsi pemimpin dan mana­jer. Seorang manajer ber­peran melakukan pekerjaan yang telah ditetapkan dan melakukan denganbaik se­hing­ga tercapainya visi dan misi dari perusahan yang diamanhkan. Lain juga seo­rang pemimpin mempunyai peran melakukan pilihan dari sesuatu yang ada atau telah diambil kesepakatan secara bersama. Dengan demikian, pilihan yang dila­kukan penuh dengan alter­natif untuk diarahkan dan mencapai pilihan bermutu. Oleh sebab itu, dalam meng­hadapi situasi dan kondisi yang dialami oleh masya­rakat dan juga lingkungan belum stabil seperti yang dirasakan oleh negara Indo­-nesia saat ini, perlu mene­mukan para pemimpin yang efektif, memimpin dengan penuh tanggungjawab, meru­muskan sasaran yang jelas, kemampuan gaya pikir yang handal, pemimpian yang bijaksana dalam meng­hada­pi segala resiko dan masalah yang timbul, memecahkan masalah dengan baik tanpa memandang apapun status dan peran dalam kehidupan dan tegas serta tegar.

Seorang pemimpin yang tegas adalah pemimpin yang kuat untuk memperjuangkan idealisme yang ingin dicapai dalam kehidupannya. Pe­mim­pin yang efektif senan­tiasa mengedepankan nilai-nilai dan prinsip, kerja keras,  cerdas, arif, inovatif, kreatif, komunikatif, teladan, ko­mit­men dan transpormatif. Ini terkait dengan teori Max Weber dengan istilah kerja keras. Menurut Weber be­ker­jalah kamu diatas dunia maka kamu akan men­da­patkan surga diakhirat. Arti­nya seorang pemimpin yang bekerja keras akan men­dapatkan atau tercapainya tujuan dari negara dan ter­wujudnya misi dan misi negara ini.

Akhir dari artikel ini, penulis menguraikan, hal-hal yang mendasari kepe­mim­pinan yang efektif un­tuk bangsa ini, dalam rangka pencapaian misi dan misi negara terutama Indonesia. Pertama, dilakukan penen­tuan tujuan, perencanaan hal yang awal dalam melakukan tindakan. Islam mengenal dengan istilah niat, apabila niat kita udah baik maka segala tujuan kita akan ter­capai dengan baik pula. Seo­rang pemimpin mela­kukan dan memahami tu­juan yang akan dicapaikan. Sehingga segala impian akan terujud dengan baik. Maka dalam segala institusi mem­punyai visi dan misi untuk meraih prestasi. Selain itu, segala aktivitas program dan ide akan berkembang kare­na tujuan telah jelas serta mela­kukan pekerjaan secara keras dan tuntas. Kedua, menjaga komunikasi, seo­rang pe­mim­pin harus bisa menjaga dan berkomunikasi dengan baik dalam aktivitas peker­jaannya. Apa pun in­for­masi atau berita seorang pemim­pin biasa dalam me­ngo­mu­ni­kasikan segala se­sua­tu bersama kerabat kerja secara efektif, dan dapat me­nya­kinkan. Selain itu, seorang pemimpin mampu untuk berkomunikasi  kepa­da rak­yat dalam melakukan akti­vitas program dan lain-lain. Ketiga, kepercayaan, tujuan dan komunikasi yang baik melahirkan sikap saling per­caya antara satu dengan yang lain atau pihak yang terlibat dalam komunikasi. Pen­capaian tujuan dalam sebuah institusi dengan ada­nya ke­per­cayaan dibangun atas dasar komunikasi yang baik dan mempunyai prinsip se­cara jelas. Sehingga tujuan, visi dan misi serta aktivitas aan tercapai dengan baik. Empat, bertanggungjawab, seo­rang pemimpin ber­tang­gungjawab atas apa yang dilakukan dan siap mene­rima segala masalah yang dihadapi. Sebuah negara atau organisasi apa pun dia, seorang pemimpin mem­punyai rasa ber­tang­gung­jawab dan kaidah-kaidah merasa diawasi amanah yang diberikan. Lima, kede­wa­saan emosional, seorang pe­mim­pin bersikap secara enthu­siasme dan bersedia bekerja keras atas apa yang ia janji kepada rakyat atau masya­rakat. Sehingga me­ngetahui apa yang akan dila­kukan se­lama amanah dipe­gang. ***

 

IRWAN
(Magister Sosiologi Unand)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]