Oknum Polisi dan Hakim Bungkam


Jumat, 21 Agustus 2015 - 20:07:58 WIB
Oknum Polisi dan Hakim Bungkam

“Saat ini masih dilaku­kan pemeriksaan intensif ter­hadap mereka. Kedua tersangka tersebut diduga pengedar dan pemakai nar­koba. Kami belum bisa mem­beritahukan mana yang sebagai pengedar atau pe­makai,” katanya kepada warta­wan, Jumat (21/8).

Baca Juga : Hendri Septa Dengarkan Pandangan Fraksi DPRD Tentang LKPJ Wali Kota Padang Tahun 2020

Dikatakannya, selain pe­nyidik memeriksa kedua tersangka, nanti­­nya juga akan dilakukan pe­me­riksaan urine mereka. “Kita akan periksa urine mereka,” ujarnya.

Terkait penangkapan oknum Hakim PTUN yang berinisial MYT diduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu, perwa­ki­lan hakim PTUN Padang men­datangi Polresta Padang, Jumat (21/8).

Baca Juga : Hendri Septa Buka Sosialisasi LHKASN Tahun 2021

Perwakilan PTUN Padang, Ganda Kurniawan kepada warta­wan mengatakan, pihaknya me­ngetahui dan mendengar infor­masi salah seorang Hakim PTUN Padang berinisial MYT ditangkap bersama oknum polisi AK dari media dan running text di televisi, yang tertangkap karena diduga penyalahgunaan sabu.

“Guna memastikan kebena­ran pemberitaan tersebut, atas ins­truksi Ketua PTUN Padang, saya mela­kukan kroscek ke Pol­resta Pa­dang,” kata Ganda, Jumat (21/8).

Baca Juga : Aktifitas Balimau di Padang Dibubarkan Polisi

Ganda yang juga merupakan hakim di PTUN menyebutkan, informasi yang diperoleh dari Polresta Padang, bahwa kasusnya hingga saat ini masih dalam pe­ngembangan. Artinya, Polresta punya waktu tiga hari untuk menetapkan status yang bersang­kutan. Jadi, sampai saat ini status yang bersangkutan belum ditetap­kan, apakah bersalah atau tidak.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian dan tidak mungkin mengintervensi penyi­dikan mereka. Kami telah mema­sukkan surat ke pihak kepolisian dan masih menunggu surat resmi darinya,” katanya.

Baca Juga : Akibat Covid-19, Jumlah Pengunjung Museum Adityawarman Padang Hanya 17 Ribu Per Tahun

Terkait dengan kasus yang ditanganinya, lanjut Ganda, jika seandainya hakim tersebut ber­salah dan prosesnya berlanjut, maka kewenangan ada pada Ha­kim Ketua Pengadilan untuk pergantian dan nantinya Hakim MYT akan diperiksa Badan Penga­was (Bawas) Mahkamah Agung (MA).

Dari hasil penelusuran di website resmi  PTUN Padang, hakim yang tersandung narkoba dan masih memimpin perkara atas gugatan Andi Taswin, Werda Can­dra Trilaksita, Mursyid Ajir Dt Mudo, Fadrimeti, Suryenti, Adri Awon, Rini Elma dan Chan­dra Harry Minanggi, tidak ada terpa­sang fotonya. Selain itu, NIP ha­kim MYT sudah tidak muncul lagi di website.

Seperti berita sebelumnya, ok­num polisi dan hakim PTUN Pa­dang ditangkap tim gabungan Sat Res­narkoba Polresta Padang di pengi­napan Grost House D’loc­kers, Ja­lan Purus II, Kelurahan Purus, Keca­matan Padang Barat, Padang, Kamis (20/8) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari tangan oknum polisi berpangkat Bripka berinisial AK dinas di Polda Sumbar dan ok­num hakim PTUN berinisial MYT (37) diamankan barang bukti berupa dua paket sedang sabu, satu buah bong yang terbuat dari botol minuman kaca dan satu buah kompeng.

Penangkapan terhadap kedua oknum tersebut telah menjadi target operasi (TO) Sat Res­nar­koba Polresta Padang. Setelah dila­kukan penyelidikan, anggota Res­narkoba dan TAB Narkoba Pol­resta Padang melakukan pe­nang­kapan di lokasi penginapan tersebut.

Sesampai di sana, petugas langsung menggerebek salah satu kamar penginapan dan kedua tersangka sempat berusaha ka­bur, namun berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Setelah berh­asil di­tang­kap, kedua tersangka langsung digeledah dan didapati barang bukti tersebut. Setelah mengum­pulkan barang bukti, selanjutnya kedua tersangka ber­sama dengan barang bukti di­amankan ke Mapolresta Padang. (h/mg-jef/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]