Defisit APBD Riau Capai Rp1,9 Triliun


Ahad, 23 Agustus 2015 - 18:56:12 WIB
Defisit APBD Riau Capai Rp1,9 Triliun

“Defisit anggaran kita tahun ini cukup besar yakni  mencapai Rp1,9 T, dari total APBD Riau Rp10,7 T,” ungkap Anggota Banggar Dprd Riau, Ilyas HU kepada Haluan Riau akhir pekan lalu.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

Padahal, kata Politisi Nasdem ini,sesuai dengan ketentuan UU dan  Permenkeu RI defisit  tidak boleh melebihi 6 persen dari total APBD, atau maksimal 6 persen. Namun, tahun 2015 ini defisit anggaran Pemprov Riau melebihi angka yang diatur tersebut.

“Tentu, jumlah (defisit anggaran) melebih ketentuan. Padahal, sesuai dengan peraturannya itu minimal 3 persen dan maksimal 6 persen,” beber Ilyas.

Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Merinding Saat Salat Isya di Hotel Marbella Anyer, Ada Hantu?

Menurut Anggota Dewan Dapil Kampar ini, defisit anggaran apbd tahun 2015 ini terjadi akibat besarnya belanja dari pada pendapatan pada APBD Riau tahun anggaran 2015 ini.

Kemudian, untuk menutupinya dapat dilakukan dengan menggunakan dana cadangan dan kelebihan dana (silpa) yang tidak terpakai.

Baca Juga : Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Berbasis Alam Terbuka

Besarnya defisit anggaran menunjukan pemerintah tidak mampu menjalankan pemerintah, Seharusnya pemerintah yang baik sesuai pp 8 2005 adalah pemda yang bisa mebelanjakan anggaranya semuanya, bukan di depositokan atau tidak bisa menghabiskannya.

“Defisit itu bisa saja ditutupi dengan dana cadangan. Namun hal itu membuktikan Pemerintah Provinsi Riau tidak mampu menjalankan pemerintah dengan baik sesuai aturan berlaku,” beber Ilyas.

Baca Juga : Menparekraf Optimistis Desa Wisata Jadi Pandemic Winner

Lebih jauh anggota komisi C DPRD Riau itu menjelaskan, akibat defisit itu, berdampak pada rasionalisasi kegiatan yang sudah dialokasikan di APBD Riau.

Menurutnya, tahun ini  sudah banyak rasionalisasi kegiatan dilakukan. Namun, sayangnya Ilya tidak dapat menyebutkan secara rinci karena laporan resmi belum masuk ke dewan karena masih harus dibahas bersama antara skpd dan komisi di dewan. (Rud)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]