Tower Ilegal Harus Dibongkar


Ahad, 23 Agustus 2015 - 18:57:20 WIB
Tower Ilegal Harus Dibongkar

Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti, menjelaskan, meski dikembalikan, namun masu­kan Komisi I tetap ada untuk satu Ranperda, yakni Ran­perda Penataan Menara Te­le­komunikasi. Untuk masu­kan ini, terkait letak dan posisi tower yang berdiri saat ini.

Baca Juga : Kolam Pemandian Hotwater Boom Solsel Tetap Buka, Satpol-PP Gelar Patroli

Apakah masuk daerah yang dilarang dalam aturan, atau tidak. Tentunya ini ada hubungannya dengan tower yang berdiri tanpa izin resmi.

“Jadi, harus dibongkar juga. Karena ini masuk da­lam penataan.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

Sebab, mau jadi daerah apa Kota Pekan­baru ini, jika dibiarkan tower berdiri di sembarangan tem­pat,” kata Ida saat dikom­firmasi Minggu (23/8).

Seperti diketahui, dari 609 tower yang berdiri di Pekanbaru (data 2011 hing­ga mei 2015), sebanyak 101 tower dinyatakan illegal. 101 tower illegal tersebut terdiri dari Kecamatan Tam­pan 16 unit, Marpoyan Da­mai 4 unit, Sukajadi 11 unit, Rumbai Pesisir 17 unit, Pekanbaru Kota 6 unit, Sena­pelan 15 unit, Bukit­raya 7 unit dan Tenayan Raya 25 unit.

Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Merinding Saat Salat Isya di Hotel Marbella Anyer, Ada Hantu?

Kalangan dewan meng­harapkan, agar tower ilegal ini segera dibongkar. Se­hing­ga untuk pendirian to­wer ke depannya, pengusaha tidak sembarangan lagi, dan harus mengurus semua izin yang diperlukan.

Kondisi ini juga untuk mengungkap permainan yang diduga me­li­batkan ok­num Distaruba dan Dishub­kominfo. (hr/ben)

Baca Juga : Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Berbasis Alam Terbuka

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]