32 Nagari Sudah Terima Dana Desa


Ahad, 23 Agustus 2015 - 19:01:27 WIB
32 Nagari Sudah Terima Dana Desa

Ia melanjutkan, total dana yang masuk ke reke­ning Pemkab Solsel sebesar Rp12,3 miliar. Dana terse­but langsung disalurkan ke rekening nagari yang telah menyelesaikan APB nagari.

Baca Juga : Dengarkan Aspirasi Masyarakat Kudu Gantiang Barat Padang Pariaman, Leonardy Harmainy: Ancaman Hama Harus Dicarikan Jalan Keluarnya

“Pemkab menyalurkan dana bagi nagari yang sya­ratnya sudah lengkap, mela­lui dua tahap pencairan. Ta­hap pertama dicairkan dana sebesar 40 persen, ta­hap kedua 40 persen dan tahap ketiga 20 persen. Un­tuk saat ini, pencairan tahap pertama dan kedua sudah dicairkan,” ujar Basrial saat dihubungi Haluan, Minggu (23/8).

Ia menjelaskan, tiap na­gari mendapatkan dana desa berdasarkan jumlah pen­duduk, jumlah kepala ke­luar­ga miskin, dan syarat-syarat lainnya. Mak­simal­nya, satu nagari men­dapat­kan Rp300 juta dan mini­mal Rp265 juta.

Baca Juga : Pekan Pertama Jadi Bupati Pasaman, Benny Utama Kebut Pembangunan 

Dana tersebut, kata Bas­rial, dapat digunakan oleh nagari untuk berbagai pro­gram yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan jalan nagari, pasar nagari, kebun nagari, embung nagari, dan sebagainya, sesuai dengan rencana yang terdapat di APB. Pelaksanaan dana ter­sebut, bersifat swadaya.

“Apabila ada program yang dilaksanakan dengan menggunakan dana desa, program tersebut dilakukan oleh masyarakat secara swa­daya, bukan melalui reka­nan,” tambah Basrial.

Baca Juga : Akhir Pekan Hujan Diprediksi Guyur Sejumlah Objek Wisata Sumbar 

Sementara itu, anggota DPRD Solsel, Kamislihat menyarankan kepada Pem­kab Solsel untuk mem­pe­domani aturan yang ada sebelum menyalurkan dana ke nagari. Kedua, ia me­nyarankan pemerintah na­gari untuk menggunakan dana tersebut untuk kepen­tingan yang berhubungan langsung dengan ma­sya­ra­kat. Misalnya, menggunakan dana itu untuk membuat embung atau irigasi, yang disesuaikan dengan kemam­puan dana yang ada.

“Solsel kan daerah per­tanian dan masyarakatnya banyak yang bekerja sebagai petani. Maka tepat sekali jika dana tersebut digunakan untuk program pengairan bagi sawah petani,” sebutnya politikus dari Fraksi De­mokrat itu.

Baca Juga : Waspadalah! Gelombang Tinggi hingga 5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Sumbar

Selanjutnya, ia me­nya­ran­kan pemerintah nagari untuk berhati-hati meng­gunakan dana nagari ter­sebut, karena peng­gunaan uang negara harus diper­tang­gung­jawabkan walau hanya Rp1. “Hati-hati meng­gunakan dana desa. Kalau per­tang­gungjawabannya tidak jelas, bisa masuk penjaran,” pung­kasnya. (h/dib)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]