Atasi Persoalan Bangsa dengan Musyawarah Nasional


Ahad, 23 Agustus 2015 - 19:20:01 WIB
Atasi Persoalan Bangsa dengan Musyawarah Nasional

“Saya punya resep untuk mengatasi carut-marut kon­disi nasional yaitu dengan mengadakan musyawarah nasional dengan meng­un­dang seluruh elemen bang­sa,” katanya, di Bandung, Minggu.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Salah satu tokoh refor­masi itu menyarankan agar Presiden Joko Widodo me­ng­undang seluruh pimpinan lembaga negara, pimpinan TNI dan Kepolisian In­do­nesia, pimpinan partai po­litik, intelektual, dan LSM yang berjiwa merah putih, hadir dalam musyawarah nasional itu.

Menurut dia, dalam aca­ra itu seluruh elemen harus duduk bersama mem­bicara­kan dan mencari jalan kelu­ar kondisi saat ini.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

“Dahulu Uni Soviet bang­krut dan bubar karena telat mengambil sikap, kita tidak boleh lelet meng­hadapi kondisi saat ini. Kalau kita telat ambil sikap, maka In­donesia akan menjadi seja­rah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ada dua bangunan penting bang­sa Indonesia yang harus tetap dijaga, yaitu ekonomi dan politik.

Menurut dia, semua pi­hak sepakat saat ini bangu­nan ekonomi Indonesia se­dang goyah, ditandai pele­mahan nilai tukar rupiah dan ancaman pemutusan hubu­ngan kerja di berbagai peru­sahaan.

“Apabila ekonomi goyah lalu diikuti sektor politik, maka masa depan Indonesia suram. Kita tentu tidak ingin hal itu terjadi,” katanya.

Mantan ketua MPR itu mencontohkan Uni Soviet dan Yugoslavia yang bubar karena ketika terjadi krisis ekonomi, juga terjadi disin­tegrasi bangsa.

Dia menjelaskan sejarah membuktikan apabila satu negara lemah dan terpecah-belah maka akan mengun­dang intervensi kepentingan yang lebih kuat untuk masuk.

Menurut dia, apabila ekonomi goyang namun po­litik kuat, maka dirinya optimis Indonesia akan bang­kit dan disintegrasi ti­dak terjadi.

“Namun kalau ekonomi lumpuh dan diikuti politik maka ‘iblis-iblis’ akan mem­bisikkan (kepada daer­ah) mengapa tidak merdeka,” katanya. (h/ans)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]