Ketersediaan Sapi Kurban Cukup


Senin, 24 Agustus 2015 - 18:29:00 WIB
Ketersediaan Sapi Kurban Cukup

Hal itu dikatakan Kepala Dispernakbunhut Kota Pa­dang, Heryanto Rustam menjawab Haluan di Pa­dang, Senin (24/8).

Baca Juga : Begini Kisah Pria yang Bebas Setelah Dipenjara Selama Hampir 70 Tahun

Disebutkannya, ada be­be­rapa hal yang penting harus diperhatikan mulai dari syarat hewan kurban hingga sarana dan peralatan. Lebih jauh disebutkan, sya­rat hewan kurban tersebut sehat, bulu bersih, meng­kilat, lincah, muka cerah, nafsu makan baik, lumbang kumlah (mulut, mata, hi­dung, telingga dan anus) tidak kurus.

Tidak cacat dalam arti kata tidak pincang, tidak buta, daun telingga tidak rusak, tanduk tidak patah dan tidak kurus. Sudah cu­kup umur dan berkelamin jantan. Kambing berumur di atas satu tahun yang ditandai dengan tumbuh sepasang gigi tetap. Sedangkan sapi/kerbau berumur di atas 2 tahun ditandai dengan tum­buhnya sepasang gigi tetap. Selanjutnya, dalam sarana dan peralatan yang perlu diperhatikan sarana pe­nam­pungan, sarana pe­motongan dan sarana pem­bagian da­ging.

Baca Juga : Pangkalan Militer AS di Irak Dihantam Roket, 5 Orang Dilaporkan Luka-luka

Dijelaskan, pada sisi sa­ra­na penampungan tersebut dianjurkan membuat tenda penampungan agar hewan terlindungi dari hujan dan panas matahari, alas tempat penampungan harus dijaga agar tetap bersih dan kering, diberikan minum air bersih dan makan yang cukup un­tuk penampungan lebih dari 12 jam. Sedangkan penam­pungan yang kurang dari 12 jam tersebut, cukup diberi air minum saja.

Dikatakan, pada sarana pemotongan disediakan bak penampungan darah dibuat dengan ukuran 50x50 CM dan kedalaman 30 CM. Pi­sau penyembelih harus ta­jam dan bersih, air dan wa­dah yang bersih tidak ber­karat.

Baca Juga : Hong Kong Larang Penerbangan dari India-Filipina-Pakistan Gegara Ada Virus Mutan

Kemudian, pada sarana pembagian daging tempat daging dan organ harus bersih serta tak berkarat, plastik pembungkus yang bersih dan tidak boleh meng­gunakan plastik hitam.

Selanjutnya, sebanyak 16 orang dokter hewan di­tu­gaskan memeriksa 72 titik lokasi penampungan hewan kurban di Kota Padang dua minggu sebelum pelak­sa­naan pelaksanaan Shalat Idul Adha. Para dokter he­wan tersebut memeriksa dan memberikan tanda hewan tersebut aman untuk disem­belih atau tidak.

Baca Juga : AS dan Rusia Makin Panas, Biden Peringatkan Putin Soal Navalny

Dikatakan, Heryanto, selain dari Padang, sapi-sapi kurban didatangkan dari luar daerah seperti dari Pe­sisir, Lampung, Paya­kum­buh dan daerah-daerah lain­nya. Sapi-sapi tersebut dibeli oleh pengupul.

Dispernakbunhut Kota Padang sudah berkoordinasi dengan 25 titik pengumpul yang ada di kota Pa­dang. ”Kita sudah berko­ordinasi dengan mereka. Insyaallah pasokan sapi untuk kota Padang aman,”sebut He­ryanto Rustam.

Selain itu, untuk mem­permudah masyarakat atau pengurus masjid men­dapat­kan hewan kurban, masya­rakat juga dihimbau untuk bisa membeli sapi di pasar ternak yang buka setiap hari minggu di kawasan Aia Pa­cah. Di sana, masyarakat atau pengurus masjid bisa meli­hat langsung hewan kurban yang diperjualbelikan.

“Masyarakat bisa datang ke pasar ternak dan membeli sapi kurban di sana. Kita buka setiap hari ming­gu,” ujarnya.

Heryanto juga meng­imbau semua pengurus mas­jid dan mushalla di Kota Padang untuk tidak sem­barangan memilih sapi kur­ban. Karena bisa berdampak pada kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Ia me­ngu­raikan, ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan pedoman bagi masyarakat sebelum memutuskan untuk membeli sapi kurban. Dian­taranya,  sapi tidak dalam kondisi  dikastriasi (dike­biri), testis buah zakar masih lengkap 2 buah bentuk dan letaknya simetris, umur sapi minimal 2 tahun (yang telah berganti gigi. Sementara itu kambing minimal berumur 1 tahun. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]