MK-Fauzi No. 1, IP-NA No. 2


Selasa, 25 Agustus 2015 - 19:50:05 WIB
MK-Fauzi No. 1, IP-NA No. 2

Pengundian nomor urut tersebut dipimpin oleh Ko­misioner KPU Sum­bar Muf­tie Syarfie di Hotel Pa­ngeran Beach Padang, Selasa (25/8) malam.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Dalam pengundian no­mor urut tersebut tampak dihadiri oleh Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Ra­him, Sekretaris Daerah (Sek­da) Ali Asmar, Ketua Ba­waslu Sumbar Elli Yanti, beserta sejumlah pendukung dari kedua paslon.

Menjaga transparansi, ke­dua paslon dipersilahkan mencabut nomor undian untuk menentukan siapa yang duluan menentukan pilihan pengundian nomor urut.

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Dalam pengundian per­ta­ma, NA mendapatkan no­mor urut lima dan MK men­dapatkan nomor tujuh. De­ngan begitu paslon IP-NA yang terlebih dahulu men­cabut pengundian nomor urut.

Saat kedua paslon membuka perlahan dan memperlihatkan nomor yang mereka dapatkan pada semua pendukung yang berada di dalam ruangan sontak semua pendukung bersorak, dan tak henti-hentinya meneriakan jagoannya masing-masing. Sejum­lah pendukung juga meneriakkan, dan menyanyikan yel-yel yang tampaknya telah dipersiapkan oleh rombongan mereka.

Ketua KPU Sumbar Amnas­men mengatakan, proses yang panjang telah dilalui oleh KPU Sumbar dan KPU kabupaten kota. Mulai dari pendaftaran calon, perlengkapan syarat calon, hingga pengundian nomor urut. “Alham­dulillah berjalan lancar pe­ngun­dian nomor urutnya, dan Kamis kampanye sudah akan kita mu­lai,” ungkapnya.

Dalam penutupan acara terse­but Amnasmen mengimbau ke­dua paslon untuk membersihkan baliho dan spanduk yang masih terpajang di sejumlah titik, karena untuk pelaksanaan kampanye akan dilakukan oleh KPU ter­masuk juga alat peraga kampanye (APK).  Ia juga mengatakan bahwa masing-masing paslon hanya diperbolehkan meng­habis­kan anggaran kampanye maksi­mal Rp15 milliar. Dalam hal ini, publik mesti mengetahuinya supaya dapat menjalankan secara terbuka agar pilkada Sumbar berjalan dengan baik dan bersih.

Paslon nomor urut satu Mus­lim Kasim saat ditemui awak media mengatakan bahwa, no­mor satu yang didapat adalah sebuah pertanda untuk me­mim­pin Sumbar terdepan agar lebih baik. Sebelum pengundian nomor urut ini ia mengaku sudah mem­punyai firasat akan memboyong nomor satu tersebut.

Ia mengaku sudah menyusun sejumlah rencana dan strategi yang akan dilakukan untuk me­me­nangkan pilkada 9 Desember 2015 mendatang, salah satunya dengan turun langsung ke masya­rakat dengan memperkenalkan program-program.

“ Kita sudah ada strategi, salah satunya ya turun langsung ke ma­syarakat untuk sosialisasi. Selain iru, juga akan lebih banyak mela­ku­kan temu bicara dan saling ko­munikasi dengan masya­rakat. Ki­ta akan memenuhi unda­ngan-un­­dangan dari masyarakat,” jelas­nya.

Terkait baliho dan spanduk yang masih banyak terpajang, ia mengatakan anggotanya sudah mulai menurunkan namun me­mang belum maksimal. Ia juga berjanji akan segera mem­ber­sihkan baliho dan spanduk yang masih tersisa tersebut.  Tentang biaya kampanye, Mus­­­lim me­ngatakan pihaknya akan melihat situasi. “ Kita lihat situasi nan­tilah. Kalau bisa meng­gunakan biaya terendah kenapa kita harus pilih biaya tertinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Paslon nomor urut dua Irwan Prayitno menang­gapi imbauan dari KPU untuk menurunkan baliho dan spanduk mengatakan, pihaknya sudah menugaskan pihak advertasing untuk menurunkan semua baliho dan spanduknya yang ada di semua titik. Ia juga mengaku sudah menambah biaya untuk penurunan baliho tersebut.

“Palingan yang tinggal tidak banyak, hanya satu-satu saja. Kalau di Padang sudah hampir habis semuanya,” ujarnya.

Untuk rencana kerja paslon IP-NA ke depannya, ia me­nga­takan akan melakukan konso­lidasi terlebih dahulu dan sebe­lumnya juga sudah mela­kukan beberapa pem­bi­caraan dengan tim peme­na­ngan­nya, “Untuk makna nomor urut, ya sama saja nomor urut satu atau dua. Ya ngak ada masalah,” ujar­nya singkat saat ditanyakan ter­kait makna nomor urut me­nurutnya.

Tanda-tanda Kemenangan Bagi MK-Fauzi

Muslim Kasim sangat senang memperoleh nomor urut satu. Menurutnya nomor satu adalah nomor kemenangan. “Tujuan kita adalah menjadi orang nomor satu. Lalu sekarang didapat pula nomor urut satu. Artinya ini sudah tanda-tanda kemenangan bagi kita,” kata Muslim Kasim .

Pengusaha Minang H Bas­rizal Koto mengatakan tanda-tanda akan adanya perubahan pemimpin di Sumatera Barat sudah mulai muncul dengan  diperolehnya nomor urut 1 oleh pasangan Cagub-Cawagub Sum­bar Muslim Kasim-Fauzi Bahar (MK-Fauzi). Menurut Presiden Komisaris Basko Group tersebut, nomor satu  adalah nomor pe­menang.

“Tanda-tanda kemenangan pa­da MK-Fauzi sudah mulai terlihat. Nomor satu adalah no­mor terbaik dan Allah SWT telah memberikan yang terbaik itu kepada MK-Fauzi,” kata Basko, begitu beliau akrab disapa mela­lui sambungan telepon tadi malam.

Basko juga yakin di­pe­roleh­nya nomor urut satu oleh MK-Fauzi menambah kekuatan bagi pasangan yang diusung oleh Par­tai PAN, Nasdem, PDIP dan Hanura untuk memenangkan Pilkada serentak yang akan di­lang­sungkan 9 Desember 2015 mendatang. “Lambang pemenang adalah nomor satu,” kata Basko.

Benny-Daniel Nomor 1

Sementara itu, di Kabupaten Pasaman, paslon Benny Utama- Daniel Lubis mendapatkan n­o­mor urut 1 sedangkan Yusuf Lubis- Atos Pratama meraih nomor urut 2. Pleno pengundian dan penetapan nomor urut pa­sangan calon itu, disaksikan sekitar 100 orang politisi dan simpatisan kedua kandidat yang dikawal ketat anggota kepolisian.

Pasangan Ali Mukhni-Su­hatribur memperoleh nomor 1 dan Alfikri Mukhlis-Yulius Danil mendapat nomor urut 2, Selasa (25/8) pada rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut calon Bupati Padang Paria­man oleh KPUD setempat.

Pasangan Alfikri Mukhlis-Yulius Danil yang memiliki kesempatan pertama mengambil nomor undian dan Ali Mukhni-Suhatribur yang kedua.

Kemudian kedua pasangan calon secara serentak membuka nomor undiannya dengan hasil Ali Mukhni-Suhatribur men­dapat nomor 1 dan Alfikri-Yuluus Danil nomor urut 2. Pembukaan nomor urut tersebut diiringi dengan sorak dan tepuk tangan dari kedua pendukung calon.m Usai penetapan nomor urut kedua pasang calon  tersebut, KPUD bersama Kapolres Padang Paria­man dan Kapolresta men­dam­pingi kedua pasangan calon mem­buka atributnya masing-masing.

Pasca pengundian nomor urut para calon bupati dan wakil bupati Pessel, Muspida, tokoh ma­sya­rakat serta pimpinan partai po­litik di daerah itu sepakat me­laksanakan pilkada damai. Kese­pakatan pemilu damai itu ditu­ang­kan oleh pasangan calon beserta Muspida dan pimpinan parpol pada lembaran besar nota kesepakatan di GOR Zaini Zein Painan Selasa (25/8).

Dalam kesepakatan yang difa­silitasi Polres dan KPU Pessel itu terdapat poin yang mewajibkan seluruh stakehokder menjaga ketertiban secara bersama-sama. Sementara Polri dan TNI perlu didukung untuk menciptakan suasana kondusif saat pe­nye­lenggaraan Pemilukada.

Pasangan H.Hendra Joni - Rusma Yul Anwar yang diusung Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional dan Nasional Demokrat mendapatkan nomor urut 3.. H. Editiawarman-Bakri Bakar yang di usung Partai Hanura, Partai Bulan Bintang, Partai Ke­bang­kitan Bangsa dan Partai De­mokrasi Indonesia Perjuangan mendapat nomor urut 1. Se­lanjutnya Pasangan Alirman Sori - Raswin di usung Golkar dan PKS dapat nomor urut 2.

Proses pengundian nomor urut pasangan calon tersebut berjalan dengan baik. Selanjutnya di luar GOR Zaini Zein, ratusan polisi dan anggota TNI tampak berjaga - jaga. Polres Pessel juga dapat tambahan kekuatan dari Brimobda Sumbar untuk me­nga­mankan pleno pengundian no­mor urut.

Kabupaten Dharmasraya, pas­a­ngan calon Sutan Riska Tuanku Kerajaan-Amrizal Dt. Rajo M­e­dan mencabut nomor urut satu. Sementara pasangan Adi Gu­nawan-Jonson Putra, men­da­pat­kan nomor urut dua. Penetapan nomor urut tersebut ditetapkan melalui rapat pleno KPU Dhar­masraya, Selasa(25/8), di halaman Kantor KPU se­tempat.

KPU Kabupaten Sijunjung menggelar undian nomor urut paslon  dalam Rapat Pleno ter­buka di Gedung Pancasila Muaro Sijunjung. Selain paslon, pe­ngundian nomor urut ini juga dihadiri partai pengusung, tokoh masyarakat dan unsur muspida.

Ketua KPU Sijunjung Taufi­qurrahman mengatakan, pengun­dian nomor urut ini dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, dilakukan pengambilan nomor urut pengundian. Pada sesi ini, masing-masing paslon diwakili calon wakil bupati. Sesi selan­jutnya adalah pengundian nomor urut paslon. Kali ini, pengambilan nomor dilakukan masing-masing calon bupati. Hasilnya, Muchlis Anwar mendapat nomor urut 1, Yuswir Arifin nomor urut 2 dan Arifin Nurdin mendapat nomor urut 3. APK paslon telah di­ang­gar­kan KPU yakni spanduk dan banner masing masing calon 2 pasang dan umbul-umbul seba­nyak 20 per kecamatan.  (h/mg-rin/erz/ded/ogi/col/hen/mdi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]