Rupiah Terpuruk, Eksportir Ambruk


Kamis, 27 Agustus 2015 - 19:04:40 WIB
Rupiah Terpuruk, Eksportir Ambruk

“Banyak pengaruhnya de­ngan melemahnya rupiah saat ini. Mulai dari macet, kurang jalan, harga di pusat turun sementara harga di kebun malah naik. Jadi kita di sini sangat kewalahan,” ujarnya pada Haluan, Ka­mis (27/8).

Baca Juga : Mantan Pilot AU Israel Sebut Pemerintah Negara Yahudi Tersebut adalah Penjahat Perang

Munas hanya berharap pihak-pihak terkait dapat segera mengatasi hal yang sedang dialaminya. Mela­kukan berbagai cara untuk mengatasi dan menggenjot dengan gejala yang sedang terjadi saat ini agar tidak bertahan terlalu lama.

Sementara itu, hal sena­da juga disampaikan oleh se­orang pedagang komo­ditas yang berada di kha­wasan Pondok Padang Sela­tan, Watt Hamzah. Gejolak harga di­beberapa macam komoditi tidak stabil dan membuat kurang jalan.

Baca Juga : Presiden Erdogan Serukan Negara Muslim Lawan Israel

Seperti harga pinang dan coklat yang sedang turun dibanding hari biasanya dan har­ga kulit manis yang se­dang naik.

“Tempat langganan kita ba­nyak yang macet jalan ba­rangnya karena harga yang tidak cocok. Namun, ha­rus bagaimana lagi, kita ha­rus menyesuaikan harga de­ngan nilai tukar rupiah yang pada kenyataannya saat ini sedang mengalami pele­ma­han yang sangat menye­dih­kan,” ka­tanya. (h/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]