Kerajaan Pagaruyung Mendapatkan Klarifikasi Penolakan Muchdan


Kamis, 27 Agustus 2015 - 19:06:22 WIB
Kerajaan Pagaruyung Mendapatkan Klarifikasi Penolakan Muchdan

Dalam isi surat tersebut menegaskan, pertama mere­ka tidak mengetahui dan tidak pernah musyawarah tentang isi surat pada 10 Mei 2015, kemudian disebutkan, menurut sepanjang adat seo­rang raja-raja dilihat dari keturunan ibu dan ayah, saudara Muchdan Taher Ba­krie tidak ada kait berkait dengan Raja Alam Paga­ruyung. Pada poin tiga ber­bunyi, dengan tegas kami menolak surat pernyataan yang mengatasnamakan Ra­jo Adat Buo tanggal 10 Mei tersebut.

Baca Juga : Polda Sumbar Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI 

Selain surat dari Rajo Adat Buo, keturunan kera­jaan Sultan Alam Baga­gar­syah di Jakarta juga langsung menyampaikan surat peno­lakan, dalam surat yang ditandatangani oleh keluar­ga besar Sutan Manguntua yaitu Sarifudin Baharsyah, keluarga besar Putri Sari Gumilan ditandatangani Ar Rasyit Alamsyah dan ke­luar­ga besar Putri Alam Siti Perhimpunan ditan­datanga­ni Amir Husein Abdillah, menyebutkan bahwa atas nama keluarga besar Sultan Alam Bagagarsyah tidak pernah menyebakati dan memberi restu serta duku­ngan kepada Muchdan yang mengklaim dirinya sebagai Yang Dipertuan rajo Alam Pagaruyung Minangkabau.

Dan juga keberatan de­ngan gelar Duli Maha Mulia Paduka Sri Baginda Sultan Muchdan Taher Bakrie gelar Sultan Alam Bagagarsyah seperti yang diklaim Much­dan. Daulat Yang Diper­tuan Sultan M Taufiq Thaib ke­pa­­da Haluan, Kamis (27/8) di Istano Silinduang Bulan mengatakan, Raja Adat Buo dan keluarga besar Sultan Alam Baga­garsyah di Jakar­ta telah menyatakan peno­la­­kannya secara resmi ter­ha­dap Much­dan Taher Ba­krie. “Kami tetap mengakui Much­­dan seba­gai ketu­ru­nan Sultan Alam Baga­gar­syah, namun beliau bu­kan­lah sebagai pewaris ke­ra­jaan baik dari pihak ba­pak mau­­pun dari pihak ibu. Me­nge­nai surat yang dibuat Much­dan untuk memanggil raja adat, raja ibadat, basa am­pek balai langgam nan tu­juan tersebut sudah ada su­rat pernyataan penola­kan­nya pada 20 Agustus lal­u,” sebut Taufiq Thaib. (h/fma)

Baca Juga : Gubernur Sumbar Sebut Tanaman Serai Wangi Bisa Untungkan Petani

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]