Transparansi Lelang Jabatan Mulai Dibatasi


Jumat, 28 Agustus 2015 - 20:32:33 WIB
Transparansi Lelang Jabatan Mulai Dibatasi

Menurut Sekretaris Ba­dan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang, Eka Putra tidak bisa men­jelaskan nama-nama setiap peminat lelang jabatan. Nama-nama peminat akan diumumkan di website bkdpadang, jika sudah lulus administrasi. Dengan adanya per­pan­ja­ngan pendaftaran, mem­buat tiga SKPD yang akan dile­lang tidak kosong peminat.

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

“Dengan adanya per­pan­jangan pendaftaran dua hari itu, membuat kesempatan peminat cukup. Buktinya ada 10 orang lebih yang berminat bersaing mere­butkan tiga SKPD yang akan di lelang,” jelasnya.

Dikatakannya, setelah penetapan nama-nama yang lulus administrasi akan di­tam­pilkan di website bkdpa­dang. Setelah itu, rangkaian ujian akan dimulai pada 1-2 September mendatang. “Uji­an kompetensi, ujian wa­wancara dan rangkaian ujian lainnya akan di mulai awal September mendatang,” ucapnya.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

Untuk ujian lelang ja­batan yang keempat kali di Kota Padang, tidak jauh berbeda dengan lelang jaba­tan sebelumnya. Ada tim Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai Sekretaris Daerah Kota Padang, Nasir Ahmad. Untuk pansel dari perguruan tinggi masih menggunakan tim yang lama, yakni Isril Berd. “Ketua pansel, Sekre­taris Kota Padang dan dari perguruan tinggi pihak yang dipercaya berkompetensi di bidangnya,” tutur Eka Putra.

Kemudian saat dita­nya­kan siapa-siapa saja yang telah mendaftarkan, kata Eka, pihaknya belum bisa memberitahukan nama-na­manya. “Setelah lulus ad­ministrasi, nanti akan ditam­pilkan di website kami,” jelasnya.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Menanggapi hal itu, Wa­kil DPRD Padang dari frak­si Golkar, Wahyu Iramana Putra menilai lelang jabatan jika tidak terbuka, berarti ada sesuatu yang disembunyikan atau Pemko Padang hanya menjalankan lelang jabatan sebagai syarat belaka. Sedang­kan orang yang akan duduk di jabatan tersebut sudah ada.

“Jika tim pansel tidak terbuka dalam lelang jabatan ini, dicurigai ada sesuatu hal yang disembunyikan. Tapi walikota menilai selama ini lelang jabatan transparan,” ucapnya.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

Ia meminta, pemko un­tuk menampilkan lelang jabatan di website resmi bkd, sehingga siapapun atau pe­minat bisa melihat informasi di sana. Lagipula tidak ada gunakan lelang jabatan u­n­tuk membalas jasa dan mele­takkan seseorang di jabatan tertentu.

“Jabatan ini merupakan pekerjaan bukan gaya-ga­yaan saja, jabatan walikota juga sebagai taruhan. Jika walikota main-main dalam memilih orang yang mem­bantunya, dia juga yang akan rugi. Sebab, programnya tidak akan jalan, apalagi masa pemerintahanya sudah berjalan 1,5 tahun,” ujarnya.

DP PDAM Diparam Wa­likota

Sementara untuk lelang jabatan Dewan Pengawas Perusahaan Air Minum (DP PDAM) Kota Padang pe­riode 2015-2019 belum juga diumumkan Walikota Pa­dang, Mahyeldi An­sha­rul­lah. Pada hal pengu­muman sudah ditunggu-tunggu pada dari tanggal 7 Agustus silam. Artinya, su­dah dua minggu DP PDAM tersebut me­ngen­dap di tangan walikota.

Ketika di tanya soal DP PDAM, menurut Mahyeldi Ansharullah, akan di umum­kan dalam waktu dekat. Tan­pa menyebutkan, alasan kenapa pengumuman DP tersebut sampai molor se­kian lamanya. “Dalam waktu dekat akan kita umumkan, tunggu saja,” paparnya.

Yang jelas, menurutnya, siapapun nanti yang akan dipilih pasti orang yang tepat untuk mengawas perusahaan Kota Padang tersebut, ka­rena DP tidak bisa sem­barang orang yang akan melakukan pekerjaan ter­sebut. Dia tidak ada mak­sud untuk menunda-nunda pe­ngumuman DP itu, hanya tinggal waktu yang tepat saja.

“Tinggal waktu yang te­pat saja, karena saya yakin ketika kita memilih pihak yang tepat untuk memajukan Kota Padang ini memang butuh waktu juga,” tutupnya. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]