Pj Bupati Pasaman Gagal Dilantik


Jumat, 28 Agustus 2015 - 20:40:21 WIB
Pj Bupati Pasaman Gagal Dilantik

Urungnya pelaksanaan pelantikan ini disebabkan Rosman masih menyan­dang status tersangka dugaan pen­ya­lahgunaan anggaran di Pesisir Selatan dan tengah ditangani  Ke­jaksaan Negeri (Kejari) Painan, Pesisir Selatan.

Baca Juga : Waspada, Ditemukan Rhodamin B di Cendol Delima Pasar Bandar Buat Padang

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Ali Asmar Jumat (28/8) sore,  sebelumnya dalam pe­ngu­sulan pada Kementrian Dalan Negeri (Kemendagri), nama Rosman Effendi disetujui Mendagri untuk menjabat Pj Bupati Pasaman.

Ali Asmar menuturkan, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, penjabat kepala daerah tidak boleh berstatus tersangka. “Sesuai dengan aturan tersebut, kita pastikan pelantikan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan,” pa­parnya.

Baca Juga : Di Tengah Guyuran Hujan, Wako Hendri Septa Jemput Keluarga Penerima Bedah Rumah

Untuk mengisi kekosongan jabatan di Kabupaten Pasaman, Pj. Gubernur Sumbar, menunjuk Sekda Ka­bupaten (Sekdakab) Pasaman, A. Syafei Siregar sebagai pelaksana harian (Plh). Pengukuhan Sek­dakab Pasaman akan dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Jefrinal Arifin di Pasaman.

“Besok (Sabtu 29/8, –red) kita dari Provinsi yang akan mela­kukan pengukuhan Sekdakab Pasaman Syafii Siregar menjadi Pelaksana Harian (Plh), bukan di Padang,” ungkapnya.

Sementara status Rosman Effendi sebagai Pj Bupati Pasa­man yang telah ditetapkan Ke­mendagri menunggu hasil veri­fikasi dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar.  Untuk itu tidak ada pengusulan Penjabat baru untuk Pasaman.

“Kita tidak mengusulkan. Karena sekarang kita menunggu hasil verifikasi dari Kejati Sum­bar. Maka kita akan ambil ke­bijakan lagi setelah ada hasil verifikasi tersebut,”ujarnya.

Sebelumnya, Penjabat Gu­bernur Sumbar Reydonnyzar Moenek mengatakan saat ini Pemprov Sumbar telah meminta verifikasi kepada Kejati Sumbar. Menurutnya, pengusulan nama Rosman Effendi tanpa diikuti track recordnya. Sehingga na­manya ditetapkan Mendagri men­­­jadi Pj Bupati Pasaman.

“Tunggu hasilnya dari Kejati Sumbar, karena saya tidak tahu jika pak Rosman Effendi itu tersangka. Saya baru tahu dari rekan-rekan media dan ma­sya­rakat,”sebutnya.

Sementara di Padang, un­dangan pelantikan Pj Bupati Pasaman telah beredar untuk kalangan pimpinan di lingkungan Pemprov Sumbar. Undangan ter­se­but juga disebar pada sejum­lah pucuk pimpinan Muspida. Pada undangan tersebut pelan­tikan dijadwalkan hari ini Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 WIB di Au­ditorium Gubernuran Sum­bar.

Rosman Effendi ditetapkan menjadi tersangka 3 Oktober 2014 dalam kasus dugaan pelang­garan pada penganggaran makan minum di Sekretariat Daerah Pesisir Selatan 2011. Nominal dana yang tidak bisa diper­tang­gungjawabkan mencapai Rp112,5 juta. Saat itu Rosman Effendi menjabat Sekdakab Pessel. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]