Tiga Wanita Dilirik Jadi Pj Bupati/Walikota


Senin, 31 Agustus 2015 - 18:15:31 WIB
Tiga Wanita Dilirik Jadi Pj Bupati/Walikota

“Kita di Pemprov punya perempuan-perempuan yang tentunya bisa diusulkan un­tuk menjadi Pj. Kita beri ke­sempatan juga kepada ka­um wanita,” kata Pj Gu­ber­nur Sumbar, Rey­don­ny­zar Moe­nek kepada media Se­nin, (31/8) usai pelan­tikan Pj Walikota Solok Asrizal Asnan.

Baca Juga : Waspada, Ditemukan Rhodamin B di Cendol Delima Pasar Bandar Buat Padang

Selama ini, Sumbar be­lum pernah punya kepala daerah wanita. Kran yang sudah dibuka Pj Gubernur ini bisa dimanfaatkan oleh pejabat wanita eselon II yang ada di Pemprov Sumbar.

Dari 13 daerah yang me­lak­sanakan pilkada serentak 9 Desember 2015, tujuh daerah di antaranya sudah ditunjuk Pj dan seorang pe­lak­sana harian (Plh). Sek­retaris Daerah (Sekda) Ka­bu­paten Pasaman A Syafei ditunjuk sebagai Plh Bupati Pasaman.

Baca Juga : Di Tengah Guyuran Hujan, Wako Hendri Septa Jemput Keluarga Penerima Bedah Rumah

Sebelumnya juga sudah dilantik Pj Bupati Solok Devi Kurnia, Pj Bupati So­lok Selatan Erizal, Pj Wa­likota Bukittinggi Abdul Gafar, Pj Bupati Dhar­ma­sraya Syafrizal dan Pj Bupati Pasaman Barat Fajaruddin.

Sementara untuk 6 dae­rah lainnya masih menunggu Surat Keputusan dari Ke­menterian Dalam Negeri (Kemendagri). Keenam dae­­rah itu adalah Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Sijun­jung, Limapuluh Kota, Ka­bupaten Agam, Tanah Datar dan Padang Pariaman.

Sementara itu, nama-nama lain yang juga ber­peluang menjadi Pj Bupati/Walikota seperti, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trans­migrasi (Disnakertrans) Sumbar, Sofyan, Kepala Dinas Pe­rin­dustrian dan Perdagangan (Dis­perindag) Sumbar, Mudrika, Asisten II Setdaprov Sumbar, Syafruddin, Asisten III Setdaprov Sumbar, Sudirman Gani dan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Burhasman.

Selanjutnya, Staf Ahli Gu­bernur Bidang Pemerintahan, Jefrinal, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Rahmat Syahni dan Staf Ahli Bidang Keungan, Hansastri, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Effendi, Kepala Biro Peme­ri­n­tahan, Mardi, Kepala Biro Umum, Asben Hendri, Kepala Biro Perekonomian, War­darus­man, Kepala Biro Administrasi dan Rantau, Muahammad Yani, Kepala Dinas Kehutanan Sum­bar, Hendri Oktavia dan Kepala Biro Humas, Irwan.

Dikatakan Donny, meskipun seleksi terbuka terbatas yang dilakukan sebagai suatu ins­trumen, pemerintah harus ter­buka terhadap publik. Siapapun yang punya kompetensi, ke­mampuan dan memahami ilmu pemerintahan serta menjaga netralitas, harus diberikan ruang.

“Pemerintahan tidak bisa lagi dibangun dengan kekuasaan. Pemerintahan harus dibangun dengan proses dialogis, dis­kur­sus,” tukasnya.

Usulkan Tiga Nama

Pemprov Sumbar kembali mengusulkan tiga nama ke Ke­menterian Dalam Negeri (Ke­mendagri) untuk mengisi jabatan Bupati Pasaman yang saat ini dipercayakan kepada Pelaksana Harian (Plh) A Syafei yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman.

Menurut Rey­­don­ny­zar Moe­nek, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, penjabat kepala daerah tidak boleh berstatus tersangka.

“Kita pastikan pelantikannya tidak bisa dilanjutkan mengingat ada aturan yang melarangnya. Sehingga kita siapkan lagi Pj-nya, dan dalam waktu dekat akan kita kirim nama-namanya,” terang Donny. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]