Dishutbun Agam Bibitkan 500 Ribu Tanaman


Selasa, 01 September 2015 - 19:05:58 WIB
Dishutbun Agam Bibitkan 500 Ribu Tanaman

Kepala Dishutbun Kabu­paten Agam, Yulnasri, Sela­sa (1/9) mengatakan, Pemkab Agam secara konsisten akan mendorong masyarakat agar gemar me­nanam dimana mamfaatnya sudah dirasakan. Benih tana­man yang dibibitkan setelah berumur sesuai dengan yang ditentukan akan didistri­busikan ke tengah masya­rakat yang membutuhkan.

Baca Juga : Bupati Pesisir Selatan Minta Bapedalitbang Kaji Penyebab Banjir Rahul Tapan

“Pembibitan meng­guna­kan polybag, setelah ber­umur lebih kurang 3 bulan kedepan, kita akan mem­bagikannya kepada masya­rakat. Untuk mendapatkan bibit, pemerintah mem­berikan kemudahan, mas­yarakatpun meminta bibit dengan banyak cara, seperti melalui surat permohonan, telepon dan ada juga yang langsung ke kantor Hutbun, tidak ada yang di persulit,” katanya.

Dikatakan Yulnasri, Hut­bun melakukan pem­bibit terhadap bibit unggul, sehingga manfaatnya benar-be­nar dirasakan masyarakat. Melalui menanam masya­rakat diajarkan bagaimana mendorong perekonomian melalui hal-hal yang terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak langsung.

Baca Juga : 500 Pelaku Usaha di Sumbar Kena Denda Akibat Langgar Protokol Kesehatan

“Bibit yang akan dise­rah­kan kepada masyarakat itu adalah bibit unggul, kita berharap hasilnya juga sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.

Ia juga meminta masya­rakat agar menjaga dan mera­wat bibit yang sudah dita­nam, dengan sebaik mung­kin. Menanam merupakan pekerjaan yang pada da­sarnya terlihat sederhana, tetapi memberikan mamfaat yang luar biasa. “Kita yakin bibit yang sudah ditanam masyarakat bisa tumbuh dengan bagus,” ungkapnya.

Salah seorang pekerja pengisi polybag, Emi (40) mengatakan, Jika tanah ke­ring biasanya satu hari bisa menyiapkan bibit lebih kurang siap sebanyak 1000 polybag, tapi sejak tanah lembab, beberapa waktu  satu hari cuma bisa siap sebanyak 600 polybag. (h/yat)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]