Kader Demokrat Dilarang Dukung Paslon Lain


Selasa, 01 September 2015 - 19:07:18 WIB
Kader Demokrat Dilarang Dukung Paslon Lain

“Kami minta kepada pe­ngu­rus dan kader Demokrat di Bukittinggi untuk  dapat memenangkan pasangan ca­lon Walikota Bukittinggi Ismet Amzis dan Zulbahri Majid yang diusung oleh Partai Demokrat, Gerindra dan PDIP pada Pilkada Bu­kit­tinggi,” ujar Djafar dalam kunjungan dan temu ramah­nya dengan pengurus DPC Demokrat Bukittinggi dan Calon Walikota Bukittinggi Ismet Amzis, Selasa (1/9).

Baca Juga : Sumarak Alek Nagari, Koarsa Laksanakan Sunatan Massal di Sungai Batang

Kunjungan Waketum DPP­ Demokrat ke Bukit­tinggi juga didampingi oleh Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, Ahmad Yahya beserta anggotanya. Dalam temu ramah itu Wa­ke­tum Djafar Hafsah menga­takan, kunjungan yang dila­kukan ini untuk memas­tikan dukungan penuh ter­hadap calon walikota Ismet Amzis yang diusung oleh Demokrat.

Pasalnya, target Demo­krat dalam Pilkada Bukit­tinggi harus menjadi peme­nang. Sebab, Ismet Amzis selaku calon Walikota Bu­kit­tinggi yang diusung oleh partai Demokrat merupakan salah satu kader terbaik Demokrat yang sudah men­dapat kepercayaan dari ma­sya­rakat untuk memimpin Kota Bukittinggi selama 10 tahun belakangan. Yang diawali sebagai wakil wali­kota periode 2005-2010, dan sebagai walikota perio­de 2010-2015.

Baca Juga : BMKG Maritim Teluk Bayur: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Hingga 4 Meter

Calon Walikota Bukit­tinggi Ismet Amzis, menga­takan, kedatangan Wakil ket­ua DPP Demokrat besa­ma Komisi Pengawas partai De­mo­krat ini menjadi moti­vasi dan semangat untuk peme­nangan dalam Pilkada De­sember mendatang. Se­bab, dalam menghadapi Pil­ka­da nanti pihaknya telah me­nyiap­kan berbagai per­sia­pan.

Harga Mati Dukung MK-FB

Sementara saat bersila­turahmi dengan Ketua DPD Demokrat Sumbar Josrizal Zain dan jajarannya di Kan­tor DPD Demokrat Pro­vinsi, Djafar Hafsah juga mem­berikan penegasan bah­wa dukungan terhadap pasa­ngan calon gubernur Muslim Kasim-Fauzi Bahar (MK-FB) adalah harga mati.

Ketua Komisi Penga­wasan DPP Demokrat Ah­mad Yahya menegaskan ko­mit­men kader untuk mengi­kuti keputusan partai ini akan berada dalam penga­wasan komisinya. Komi­sinya akan langsung menga­wasi sikap kader saat Pilkada ini.

“Ketentuan menang Pilk­ada itu sejalan dengan dike­luarkannya rekomendasi DPP kepada paslon MK-FB, maka jadi harga mati bagi kader Demokrat dukung paslon tersebut. Bagi kader yang membelot, akan dipe­cat,” tegasnya.

Dalam kunjungan ke Sum­bar ini, Ahmad juga memastikan bergeraknya mesin partai dalam Pilkada nanti. Hal itu harus dipas­tikan mulai dari Ketua DPD higga ke Ketua Ranting. “Ketum punya target ka­dernya bisa menang, ini se­suai dengan suksesi konso­lidasi Demokrat baik untuk Pilkada, Pileg dan Pilpres 2019 nanti,” tukas Ahmad.

Ketua DPD Demokrat Sumbar Josrizal Zain me­nga­takan, target keme­na­ngan 30 persen yang dipa­sang saat Pilkada ini meru­pakan target minimal. De­mo­krat mengincar keme­nangan di Kabupaten Dhar­masraya, Sijunjung, Solok Selatan termasuk Pilgub.

“Sedangkan untuk Kota Bukittinggi, Kota Solok dan Kabupaten Agam posisinya belum jelas karena masih dalam pematangan di jajaran partai,” ulasnya.

Untuk meraih keme­nangan pada Pilgub dan kabupaten kota ini, ia juga akan buat program peme­nangan bagi mesin partai. Namun dia mengarisbawahi bahwa di culture di Sumbar berbeda dengan daerah lain.

Calon Wakil Gubernur Sumbar Fauzi Bahar yang hadir saat pertemuan ter­sebut menyatakan, Sumbar memiliki hubungan yang khas dengan Ketua Umum Demokrat  Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan sudah berhasil membangun citra baik di tengah masyarakat.  (h/tot/mg-san)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]