Diduga Permainan Tingkat Spekulan


Selasa, 01 September 2015 - 19:10:37 WIB
Diduga Permainan Tingkat Spekulan

“Sebenarnya kalau me­mang ada yang bermain dalam hal ini akan cukup be­resiko. Misalnya saja ketika ayam yang seha­rusnya dilepas ke pasar namun ditahan-tahan tentu akan membuat biaya pro­duksi meningkat,” terang Mudrika.

Baca Juga : Pemko Padang Siap Kawal Pesantren Ramadan dari Covid-19

Menurut Mudrika, ca­ra seperti tentu tidak bisa terus dibiarkan karena yang nantinya yang akan dirugikan masyarakat se­ba­gai konsumen. “Kita dari Disperindag tentu akan terus melakukan pe­mantauan agar tidak me­nyengsarakan, karena ini sudah berulang,” ujarnya.

Sementara itu data Dis­perindag Sum­bar dari tiga pasar besar yaitu Pasar Raya, Pasar Siteba, dan Pasar Lubuk Buaya pada Selasa, (1/9) beras cap Arai Pinang dijual Rp 9.375, beras Cisokan So­lok Rp 13.125, beras IR 42 Solok Rp 13.125, IR 42 Muaralabuh Rp 10.­625,­ IR 42 Padang Rp­10.625, Ku­ruik Kusuik Bukittingi Rp13.125, beras Panda Jambi Rp 11.875, gula Rp13 ribu, minyak goreng cu­rah Rp10.500 dan mi­nyak goreng dalam kema­san Rp 15 ribu.

Baca Juga : Sepekan Puasa, Harga Cabai Rawit Bergerak Turun di Padang

Harga daging sapi Rp110 ribu, da­ging ayam broiler Rp 37 ribu per kg, daging ayam kampung Rp45­ ri­bu per kg, telur ayam negeri Rp20.800 per kg dan telur ayam kam­pung  Rp22.500 per kg, jagung Rp7 ribu per kg, tepung terigu Rp9 ribu.

Sementara itu cabe me­rah kriting Rp40 ribu per kg, bawang merah Rp 18 ribu per kg,  bawang putih Rp20 ribu per kg, ikan teri Rp50 ribu per kg, garam bata yodium Rp1.000, garam halus Rp2 ribu, kacang tanah Rp25 ribu, kacang hijau Rp 23 ribu. (h/mg-isr)

Baca Juga : Penertiban Balap Liar di Padang, Seorang Personel Polisi Ditabrak


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]