Perekonomian Daerah Terancam Stagnan


Selasa, 01 September 2015 - 19:11:14 WIB
Perekonomian Daerah Terancam Stagnan

Penyerapan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD K­a­bu­paten/Kota serta Pem­prov Sumbar hingga Agustus 20­15 masih rendah dan belum mencapai 50 persen. Khu­sus di tingkat provinsi, serapan anggaran baru men­­­capai 38 persen. Se­mentara realisasi fisik men­­capai 58 persen dan rea­slisasi keuangan sudah men­capai 46 persen.

Baca Juga : Alhamdulillah, Perumda AM Padang Gratiskan Air Masjid dan Musala Selama Ramadan

Menurut Donny, lam­bannya penyerapan anggaran terjadi disebabkan beberapa faktor. Selain karena ke­terlambatan pengesahan AP­BD, permasalahan lahan, serta adanya kekhawatiran para pejabat di daerah ter­sangkut kasus hukum untuk menggunakan anggaran, mem­buat lambannya se­rapan anggaran ini.

“Kita sudah ber­koor­dinasi dengan pihak kejak­saan, kepolisian dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk mempercepat penyerapan anggaran di Sum­­bar,” ujarnya.

Baca Juga : Hendri Septa Dengarkan Pandangan Fraksi DPRD Tentang LKPJ Wali Kota Padang Tahun 2020

Dikatakan Donny, pe­negak hukum diminta untuk tidak langsung memproses secara hukum yang me­nyangkut dengan persoalan kebijakan, kecuali ada unsur kesengajaan untuk me­nya­lahgunakan anggaran.

“Percepatan ini memang sudah menjadi komitmen dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Sehingga kita menginstruksikan agar se­luruh SKPD, Bupati, Wa­likota untuk mempercepat serapan anggaran ini,” te­rangnya. (h/mg-isr)

Baca Juga : Hendri Septa Buka Sosialisasi LHKASN Tahun 2021

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]