Kabut Asap, BPBD Sumbar Belum Akan Terbitkan Status Darurat


Rabu, 02 September 2015 - 19:24:32 WIB
Kabut Asap, BPBD Sumbar Belum Akan Terbitkan Status Darurat

Dari hasil yang nantinya ujar Zulfiatno, setelah dila­kukan telaah dan pemba­hasan baru lah akan diambil keputusan mengenai status kabut asap saat ini, apakah nantinya akan dinaikkan ke level siaga.

Baca Juga : Realisasi PAD Bapenda Kota Padang Capai Rp98 Miliar pada Triwulan I

“Tapi dari pantauan be­berapa waktu lalu, kualitas udara masih dalam kondisi normal dan sedang, dan itu berfluktuatif setiap hari,” ujarnya.

Dalam waktu dekat BPBD juga, akan mengeluarkan edaran pada seluruh Bupati/Walikota untuk melakukan kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana kabut asap ini. “Kita sudah hubungi Pak Gubernur untuk bisa menan­datangi surat edaran ini. Sehingga bisa segera kita kirim ke Kabu­paten/Kota,” ungkapnya.

Baca Juga : Danau Cimpago Padang Dipenuhi Sampah Kiriman

Dalam edaran ini kata Zul­fiatno, akan meminta kepada BPBD dan dinas terkait untuk terus melakukan pemantauan dan koordinasi terakit dengan kabut asap. Sehingga dapat melakukan langkah antisipatif, seperti pem­bagian masker. “Selain itu kita juga meminta kepada warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah karena kabut asap ini akan sangat ber­dam­pak kepada kesehatan,” im­buhnya.

Dikatakan Zulfiatno, kabut asap yang menyelimuti Sumbar berasal dari Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, karena di wilayah tersebut banyak terdapat titik api.

“Kita juga mengimbau masya­rakat jangan memperparahnya dengan melakukan kegiatan mem­­bakar. Apakah itu mem­bakar lahan untuk membuka ladang ataupun sekedar mem­bakar sampah, karena asapnya akan semakin menganggu kese­hatan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Hendri Ok­tavia melalui Kepala Bidang (Kabid) PPH Dinas Kehutanan, Faridil Afrasy menuturkan, dari data satelit Noaa tercatat se­menjak 1 Agustus – 31 Agustus tercatat ada 20 titik panas di Sumbar yang tersebar di beberapa daerah. “Daerah penyebaran ini seperti di Sijunjung, Solok Sela­tan, Dharmasraya, Lima Puluh­kota, Pesisir Selatan,” ujarnya.

Di Sawahlunto, Pramuka setempat membagikan sekitar  500 lembar masker kepada mas­ya­rakat pengguna jalan, pem­bagian masker itu dipusatkan di jalan A.Yani dan 2 titik tempat lainnya Santur dan Talawi.

Pembagian masker yang lang­sung dipimpin oleh Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Sawahlunto Tumpak Abdurrahman, sebagai bentuk kepedulian dengan sema­kin menebalnya kabut asap yang menyelimuti kota arang tersebut khususnya pengendara kendaraan bermotor roda dua. (berita terkait halaman 10 dan 12)

“Ada sekitar 500 masker yang kita bagikan hari ini, yang diha­rapkan dapat membantu warga masyarakat yang aktif berkegiatan diluar, sehingga bisa mengan­tisipasi kemungkinan buruk ter­ha­dap kesehatan yang ditim­bulkan akibat kabut asap itu,” kata Tumpak kepada Haluan di sela sela pembagian masker di jalan A Yani Sawahlunto Rabu (2/9). (h/mg-isr/mg-rki)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]