PAN Tinggalkan KMP


Rabu, 02 September 2015 - 19:27:53 WIB
PAN Tinggalkan KMP

Pernyataan itu keluar setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua MPP PAN Soetrisno Bachir dan Sekjen PAN Eddy Soeparno bertemu dengan Presiden Joko Widodo dengan difa­silitasi oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto untuk bertemu Presiden Jokowi.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Saya mendampingi Ke­tua PAN Pak Zulkifli untuk melakukan perbincangan yang sangat penting. Saya mediator untuk PAN dalam bertemu dengan Presiden,” kata Wiranto dalam jumpa pers.

Intinya kata dia ada kesa­maan pandang antara PAN dengan kelompok partai pendukung pemerintah da­lam menghadapi kondisi ekonomi global.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

“Kesamaan pandang kita adalah perlu ada ketahanan nasional yang didukung selu­ruh komponen bangsa agar kita dapat mempertahankan kelangsungan hidup bernegara dan berbangsa Indonesia,” katanya.

Sementara Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan me­ngatakan pihaknya bersi­latu­rahim dengan Presiden untuk satu maksud dan tujuan yang jelas.

“Kami sepakat bulat menyata­kan PAN bergabung dengan peme­rintah menyukseskan seluruh program pemerintah untuk kepen­tingan bangsa dan negara seluruh Indonesia, kepentingan NKRI,” katanya.

Ia menegaskan hal itu telah disepakati setelah berdiskusi dengan seluruh jajaran partai kemudian menjadi kesepakatan partai secara solid. Zulkifli melan­jutkan bergabungnya PAN dengan kelompok pendukung pemerintah dengan latar belakang karena PAN mengutamakan kepen­t­ingan bangsa dan negara, ke­pentingan seluruh rakyat Indo­nesia dan kepentingan NKRI ketimbang kepentingan parpol maupun golongan. Menanggapi hal itu Presiden Jokowi pada kesem­patan yang sama mengatakan ia sangat meng­hargai bergabungnya PAN dengan pemerintah.

“Saya sangat menghargai ber­ga­bungnya PAN dengan peme­rintah dan saya mengajak semua pihak untuk menjadikan peris­tiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebang­saan dan semangat persatuan. Saya melihat PAN mengutamakan lebih besar kepentingan negara dan rakyat,” jelasnya.

Usai bertemu dengan Jokowi, Zulkifli bersama Ketua Umum Hanura Wiranto meneruskan langkahnya menyambangi Mega­wati di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Hal ini terungkap oleh Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

“(Yang ke rumah Mega) itu ketum saja. Tadi dari Istana lang­sung ke rumah Mega. Saya enggak ikut. Itu kan pembicaraan antarketum,” ucap Eddy saat dikon­firmasi, Rabu (2/9).

Tak Pamit

Terpisah, Partai Gerindra sebelum PAN mengambil sikap tersebut, partai besutan Zulkifli Hasan ini tak meminta izin atau berpamitan dengan Koalisi Merah Putih (KMP).  “Tidak (dibahas KMP), ka­rena pada dasarnya KMP itu sudah tidak ada lagi,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Desmond Junaidi Ma­he­sa. KMP selama ini dimotori oleh Gerindra dan Golkar.

Menurut Desmond, partainya telah memperkirakan sejak lama PAN bakal bergabung dengan pemerintah Jokowi. Oleh sebab itu partai pimpinan Prabowo Subianto itu tak kaget dengan langkah PAN. “Itu biasa saja, sudah kami perkirakan,” kata dia.  (h/rep/cnn/l6c)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]