Dewan Minta Presiden Jokowi Turun ke Riau


Kamis, 03 September 2015 - 19:19:02 WIB
Dewan Minta Presiden Jokowi Turun ke Riau

“Saya sudah mengirim SMS ke Ajudan Presiden, yang isinya meminta agar Presiden turun ke Riau dengan membawa pasukan seperti yang dilakukan Pre­­siden SBY dulu, untuk me­ngatasi kabut asap ini yang sudah membahayakan saat ini,” ungkap Wakil Ketua DPRD Riau  Noviwaldy Jusman, kemarin, di gedung DPRD Riau.

Baca Juga : Sumatera Adventure Bisa Menjadi Lokomotif Ekonomi Baru 

Politisi Demokrat ini menyebutkan, kondisi kabut asap semakin hari semakin parah di Riau. Apalagi, tidak ada penanggulangan dengan hujan buatan akibat pesawat CN 295 ditarik pemerintah pusat.

Dewan meminta pusat untuk mengembalikan Pesa­wat CN 295 untuk me­nye­mai garam guna mem­buat hujan buatan untuk mema­damkan titik api di Riau. Pasalnya, Riau sangat mem­butuhkan pesawat ter­sebut apalagi kondisi kabut asapnya sudah gawat darurat dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga : Bagian dari Sport Tourisme, Sandiaga Uno Dukung Pelaksanaan Tour de Singkarak Digelar Tahun Ini

“Kita minta pesawat CN 295 itu dikerahkan ke kita lagi, saya sudah minta Gubri mengurusi dan Gubri akan berangkat ke Jakarta untuk mengurus agar pesawat itu di bawa kembali ke Riau,” terang Noviwaldy.

Lebih lanjut, Noviwaldy yang akrab disapa Dedet ini menyebutkan, penanganan kabut asap tidak jalan, Heli­kopter BNPB yang dipin­jam­kan di Riau tidak bisa beroperasional, karena sewa dan izinnya habis.

“Hari ini, upaya pem­buatan hujan buatan untuk mematikan titik api tidak bisa dilakukan,  karena He­likopter yang di stand by kan di Riau tidak bisa terbang, karena izinnya habis, sementara Pesawat Kassa CN 212 sebenarnya disewa  PLN khusus untuk mem­bawa air ke PLTA Koto Panjang,” jelas Dedet.

Untuk itu, kata dia, de­wan mendesak agar Pesawat CN 295 dikembalikan lagi ke Riau untuk menyemai garam guna membuat hujan, yang diharapkan dua hari sudah bisa dilakukan lagi penyemaian garam itu jika pesawat CN 295 sudah tiba dan izin helikopter selesai diurus.

“Kita berharap dalam satu dua hari sudah bisa menyemai garam lagi, dise­luruh pelosok penjuru Riau, dengan sampainya Pesawat CN itu ke Riau,” tutur Dedet.

Untuk penanggulangan kabut asap. Dedet menye­butkan, pihaknya sudah me­la­kukan rapat dengan Tim penanggulangan karhutla di Posko Penanggulangan Kar­hutla Danlanud Pekanbaru.

“Saat rapat di posko tadi, juga telah disiapkan bahan bakar untuk pesawat dan helikopter di Bandara Japura Rengat, dan bandara Dumai untuk menyuplai bahan bakar  pesawat dan helikopter itu kalau sudah datang,” jelas Dedet. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]