Soal PAW, Pimpinan DPRD Minta Partai Bergegas


Kamis, 03 September 2015 - 20:04:09 WIB
Soal PAW, Pimpinan DPRD Minta Partai Bergegas

“Sesuai peraturan KPU, pengunduran diri calon dan pengusulan PAW harus dila­ku­kan 60 hari setelah calon yang maju ditetapkan seba­gai calon, sekarang  ini pro­ses pemberhentian  ter­se­but tengah dilakukan,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sum­bar, Hidayat ke­pa­da Haluan kemarin (3/9).

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

“Menjelang penetapan yang dilakukan pada 24 Agustus lalu, masing-masing Paslon juga telah diminta untuk memproses pengun­duran diri mereka.  Saat ini kita  tengah menunggu hal tersebut dilaksanakan. Kami upayakan ini bisa segera,” tambah Hidayat.

Lebih lanjut, untuk kader yang nanti akan ditunjuk naik, menurut Hidayat sosok itu tidaklah  mut­lak harus mereka yang mendapat suara dengan nomor urut dua terbanyak. Tapi PAW bisa saja yang nomor urut tiga atau selan­jutnya.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

“Sesuai peraturan yang ada, PAW sebaiknya memang diprio­ritaskan mereka dengan  perole­han suara nomor dua terbanyak. Kendati  demikian, itu tidaklah mutlak, putusan akhir tetap ada pada partai,”ujarnya.

Calon pemilik suara terba­nyak kedua tidak bisa naik, jika tidak lagi memenuhi syarat dan ketentuan.  Beberapa hal diantara­nya, karena telah pindah partai, karena ditemukan menggunakan ijazah yang tak asli, atau karena beberapa sebab yang lain.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Di lain pihak, Wakil Ketua DPW PPP Sumbar, Tengku Ja­ma­ris juga mengatakan, surat untuk memproses pemberhen­tian juga telah mereka terima dari pimpinan DPRD sejak beberapa hari yang lalu.

“Karena pada dasarnya PAW tersebut dikembalikan pada par­tai, persoalan ini akan kami musyawarahkan terlebih dahulu,” kata  Jamaris. Kemudian, masih  tentang sosok yang akan dijadikan PAW,  menurut Jamaris,  PPP juga belum bisa memberikan infor­masi untuk hal tersebut.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

Sementara itu, Mockhlasin anggota DPRD Sumbar yang berasal dari Fraksi  PKS me­nyam­paikan, selain pember­hen­tian juga masih dalam proses, PKS menargetkan dalam satu bulan ke depan kekosongan yang ada di DPRD telah bisa terisi.

Sekaitan dengan persoalan ini, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim yang dihubungi kemarin juga menyebut, DPRD memang telah mengirim surat pada setiap partai untuk segera memproses pemberhentian.

”Karena surat telah dikirim, sekarang ini kita sifatnya me­nunggu proses tersebut dilakukan oleh partai  masing-masing,” jelas Hendra yang berasal dari Fraksi Golkar.

Saat ditanya, tentang PAW atas salah satu kader Golkar yang turut maju di Pilkada, yaitunya Zulkenedi Said, Hendra juga menegaskan,  kalau pember­hentian juga tengah diproses.

Sebelumnya, lima anggota DPRD Sumbar yang maju men­calonkan diri sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah yaitu, Trianda Farhan Satria dan Sultani dari Fraksi PKS,  Zul­kenedi Said dari Fraksi Golkar, Syahiran dari Gerindra, dan  Yulfadri Nurdin dari PPP.

Melihat urutan suara kedua terbanyak, Trinda Farhan akan digantikan Ahmad Siddiq, Sultani akan digantikan Widayatmo, Zulkenedi Said akan digantikan Suhemdi, Syahiran akan digan­tikan Ahmad Khaidir dan Yul­fadri Nurdin akan digantikan M Algazali. (h/mg-len/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]