Pengawasan Tambang Galian C Masih Lemah


Jumat, 04 September 2015 - 19:34:35 WIB
Pengawasan Tambang Galian C Masih Lemah

“Kita tahu, tambang galian C di Kota Padang memang memberikan kontribusi yang cukup untuk PAD kita. Tetapi, kita harus kontrol juga imbasnya dari itu semua. Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluh dulu, baru di tindaklanjuti,” paparnya.

Baca Juga : Sidak ASN Pemko Padang, Arfian: Tingkat Kehadiran Mencapai 99 Persen 

Ia meminta, Disperindagtamben untuk menata tambang galian C yang ada di Kota Padang, sehingga memudahkan untuk mengontrolnya jika terjadi hal-hal yang merugikan lingkungan. Tambang galian C di Kota Padang cukup banyak, terutama di sepanjang aliran sungai. “Tambang galian C itu merupakan mata pencarian masyarakat, jangan sampai tidak kita awasi,” paparnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh anggota DPRD Muharlion dari Fraksi PKS. Kadang tambang galian C ini bisa merugikan masyarakat karena galian yang terlalu dalam bisa membuat sumur kering, terutama pada musim kemarau.  “Keberadaan tambang galian C itu telah me­nim­bulkan dampak sosial bagi masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi. Akibat kedalaman penggalian, sumur masyarakat jadi kering,” ucapnya.

Baca Juga : Setelah Ambulance untuk Palestina, Kota Padang Kembali Salurkan Bantuan Sebesar Rp100 Juta 

Bukan itu saja, katanya lagi, hal lain berakibat warga dilanda kecemasan akan terjadi banjir, dan tanah terban jika sewaktu-waktu hujan turun. “Meski area penambangan tidak keluar dari izin yang diberikan, namun yang menjadi persoa­lan ada­lah kedalaman peng­galian yang menimbukan kece­masan masyarakat. Arti­nya dengan penggalian yang cukup dalam timbul berbagai dam­pak sosial yang mere­sahkan,” ujarnya lagi.

Ia meminta kegiatan galian C jangan membuat ma­syarakat khawatir dan teran­cam. Sebab, kedalaman galian yang dilakukan jangan melebihi 15 meter.

“Mengingat lokasi peng­galian kadang berdekatan dengan pemukiman masya­rakat, dan dekat sungai pula dicemaskan warga airnya bisa meluap sewaktu-waktu. Untuk itu, dinas terkait harus memberikan batasan sebelum mengeluarkan izin,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagtamben Kota Padang Hendrizal Azhar mengatakan, memang ada galian C yang cukup banyak di Kota Padang, namun pihaknya belum mendata secara pasti untuk tahun ini. Pihaknya akan berjanji untuk melakukan pendataan ulang demi ketertiban masyarakat terutama di sekitar pemukiman. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]