Warga Gunakan Air Kotor


Ahad, 06 September 2015 - 19:04:54 WIB
Warga Gunakan Air Kotor

“Ini untuk cuci-cuci saja dan mandi orang dewasa, dari pada tidak ada air. Se­dangkan untuk minum, ma­sak dan mandi kami beli air galon kemasan,” kata warga Tiban, Agus.

Baca Juga : Kolam Pemandian Hotwater Boom Solsel Tetap Buka, Satpol-PP Gelar Patroli

Agus mengaku nyaris putus asa mencari air bersih, semenjak perusahaan air bersih Adhya Tirta Batam memberlakukan distribusi air bergilir di Kecamatan Sekupang, 1 September 20­15.

Sudah tiga hari bela­kangan ini Agus mengambil air selokan di sekitar Hotel Akasia, Patam Lestari. Dan setiap pagi, ia berhasil me­ngumpulkan satu galon air.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

“Lumayan, tidak men­cukupi kebutuhan, paling tidak ada air di rumah,” katanya.

Di perumahannya, air hanya mengalir tengah ma­lam, debitnya pun relatif rendah sehingga tidak bisa menampung air. Warga Tiban lainnya, Budi juga mengambil air di parit sekitar Tiban Men­tarau. “Air sudah empat hari tidak mengalir. Mau ba­gaimana lagi,” kata dia.

Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Merinding Saat Salat Isya di Hotel Marbella Anyer, Ada Hantu?

Sejumlah warga juga ter­li­hat mengambil air di pe­nampungan air di se­kitar Pos Polisi Sei Harapan.

Perusahaan air bersih, PT Adhya Tirta Batam mem­berlakukan kebijakan pasokan air bergilir me­nyusul makin berkurangnya pasokan air baku di sejum­lah waduk. Wakil Presiden Di­rek­tur ATB Benny Andrianto me­nga­takan kebijakan pa­sokan air bergilir (ra­ti­oning) diber­lakukan di wilayah penya­luran air Dam Sei Harapan, yaitu sebagian Tiban, Seku­pang, Tan­jung­pinggir, Tan­jung­riau, Patam dan sekitar­nya. (h/hk/anc)

Baca Juga : Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Berbasis Alam Terbuka

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]