Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar


Ahad, 06 September 2015 - 19:07:46 WIB
Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Dengan mengurangi ak­tivitas di luar ruangan, ka­tanya, masyarakat bisa me­ngur­angi risiko dari kabut asap kiriman dari provinsi tetangga yang sedang menye­limuti Padang Panjang.

Baca Juga : Kadis Dukcapil Kabupaten Pessel Lakukan Sidam ke Unit Kerja Layanan di Kecamatan

Namun jika masyarakat ingin melakukan aktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka lainnya, kata Ma­wardi, diimbau menggu­nakan masker untuk menya­ring abu dan asap sehingga bisa terhindar dari penyakit yang ditimbulkan oleh kabut asap.

Polusi udara yang ditim­bulkan oleh asap, jelasnya, bisa merusak kesehatan ma­nusia seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), asma kumat, iritasi mata, iritasi selaput lendir hidung.

Baca Juga : Distanhortbun Laksanakan Rakor dan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Triwulan I

“Kabut asap cukup pekat ketika pagi dan sore di Pa­dang Panjang ini. Kondisi itu sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Kami berharap masyarakat bisa menyikapi kondisi ini dengan baik,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nurya­nu­war mengatakan, kualitas udara di daerah itu sudah termasuk kategori tidak sehat akibat kabut asat kiri­man dari provinsi tetangga.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Bermanfaat Bagi Pengobatan Lansia

Dia mengatakan, kua­litas udara di Padang Pan­jang su­dah mencapai 201 UG/M3 kategori indek stan­dar pen­cemaran udara tidak sehat.

Kualitas udara yang ti­dak sehat itu kata dia, akan bisa membawa penyakit perna­fasan bagi manusia yang meng­hirupnya setiap hari.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 175, Sembuh 172, dan Meninggal Dunia 3 Orang

“Apalagi anak-anak sa­ngat mudah terserang oleh penyakit tenggorokan dan lainnya yang disebabkan oleh kabut asap tersebut,” ujarnya.

Pemkot Padang Panjang melalui Dinas Kesehatan sudah mulai menyalurkan masker kepada masyarakat yang rentan terhadap penya­kit yang ditimbulkan oleh kabut asap meski dengan jumlah terbatas.

“Kami tidak memiliki masker dengan jumlah ba­nyak, sehingga untuk semen­tara hanya menyalurkan kepada anak-anak sekolah mulai dari tingkat TK hingga SLTP,” jelasnya.

Masyarakat Padang Pan­jang Sri Indrayani meng­harapkan bantuan masker dari pemerintah setempat secepatnya bisa sampai ke­pada masyarakat. (h/*)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]