Polres Siap Amankan Pilkada Pasaman


Ahad, 06 September 2015 - 19:16:43 WIB
Polres Siap Amankan Pilkada Pasaman

Demikianlah puncak da­ri skenario Simulasi Mantap Praja Singgalang tahun 2015, te­ntang Penga­ma­nan Pe­milihan Bupati dan Wa­kil Bupati Pasaman periode 2015-2020, yang dige­lar Sabtu, 5 Sep­tember 2015 di de­pan Gelora Tuan­­ku Imam Bo­n­­jol, Tan­jung­beringin, Lubuk­sikaping.

Baca Juga : Kapal Ramadan Mentawai Antarkan Bantuan 10 Ton Pangan dan Logistik

Kegiatan tersebut digelar oleh Polres Pasaman. Hadir Kapolres Pasaman AKBP Agoeng Suryonegoro Wida­jat bersama seluruh perso­nil, baik perwira maupun bintara. Turut hadir Pelak­sana harian (Plh) Bupati Pasaman A. Syafei Siregar, Wakil Ketua DPRD Haniful Khairi, Dandim diwakili Pasi Ops Kodim Kapten Sahala Manik, Ketua KPU Jajang Fadli, Ketua Pan­waslu Rini Juwita, Kasatpol PP Yusrizal, Kepala BPBD M. Sayuti Pohan.

Simulasi Mantap Praja tersebut dipandu langsung oleh Wakapolres Pasaman Kompol Sihana. Ada enam episode situasi yang digam­barkan pada skenario terse­but. Diantaranya meliputi situasi pada saat kampanye, debat publik, masa minggu tenang, pendistribusian lo­gis­tik, hari pencoblosan dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat kabupaten.

Baca Juga : SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Resmi Dibatalkan, Ketua LKAAM Sumbar: Negeri Ini Masih Punya Keadilan

Ketua KPU Pasaman Jajang Fadli menyebutkan, kondisi saat ini sudah masuk masa-masa kampanye pasa­ngan calon. Meski belum tampak gerak-gerik kam­panye oleh kedua pasangan calon, namun pihak-pihak terkait dalam penye­lengga­raan, pengawasan dan pe­nga­manan Pilkada harus da­pat berkoordinasi dan ber­sinergi untuk mewujudkan Pilkada Damai.

Sementara itu, Plh Bupa­ti Pasaman A. Syafei menye­butkan, situasi dan kondisi menjelang pemilihan, dima­sa kampanye ini, harus dija­ga agar tetap kondusif. Hara­pan bersama, Pasaman da­pat me­lak­sa­na­kan Pilkada de­ngan baik tan­pa dicederai per­soa­lan-per­soa­lan­ yang krusial.

Setelah me­nyaksikan rang­kaian kegiatan simulasi itu, Plh Bupati A. Syafei optimis pihak ke­­a­manan dan panwaslu serta linmas dapat ber­­sinergi dan ber­koor­dinasi di la­pangan sehingga jika ter­jadi suatu persoalan dapat diatasi dan dicarikan solusi­nya. “Kita optimis Pilkada Pasaman berjalan damai dan lancar, dan partisipasi ma­sya­rakat pun diharap me­ningkat,” harap Plh Bupati Syafei.

Sementara itu, Kapolres Pasaman AKBP Agoeng SW mengatakan, simulasi baru pemeranan saja yang masih bisa diatur ulang rangkaiannya. Namun, pada hari pelaksanaan, petugas akan dihadapi oleh realitas. Maka, perlu memak­simal­kan koordinasi dan sinergi di lapangan. Kapolres juga menekankan kecepatan dan ketepatan, yakni berko­ordi­nasi cepat, antisipasi cepat, dan solusi juga harus cepat. Semua kecepatan itu harus­lah tepat guna.

Sementara itu, simulasi yang dipandu oleh Wakapol­res Kompol Sihana, episode pertama, Kampanye Pemilu­kada. Paslon Syofian Sam­suri— Ali Amran, menda­patkan izin kampanye. Da­lam kampanye itu, ada dua juru kampanye, salah satu­nya tidak terdaftar dalam surat pemberitahuan. Selain itu, waktu kampanye telah berlebih, melebih pukul 17.00 WIB sehingga sudah melanggar aturan.

Pihak intel melakukan koordinasi bersama KPU dan Panwaslu Pasaman. Mas­­sa dibubarkan. Namun massa tidak terima. Ka­sat­binmas memberikan ara­han dan Korlap pasangan calon pun menghasut massa. Na­mun, setelah negosiasi de­ngan pasangan calon, calon bupatinya turun tangan me­ne­nangkan massanya dan mengajak massanya kembali ke posko dan meminta jur­kam yang tidak terdaftar dimaafkan. Korlap pun me­ngajak massa kembali ke rumah masing-masing de­ngan tertib.

Episode kedua debat pu­blik, dimana Pasangan Syo­fian Samsuri menghadapi Yohannes. Kedua kubu mem­perlihatkan keegoan masing-masing, sehingga mereka saling ejek dan sam­pai saling pukul. Sehingga debat publik tidak dapat dilanjutkan. Pihak penga­manan, polisi dan panwaslu yang ada dilapangan pun mengambil tindakan. Hasil negosiasi, debat publik tidak dapat dilanjutkan. Pihak polisi pun mengamankan para provokator.

Episode ketiga minggu tenang. Di salah satu rumah tim sukses pasangan calon. Beberapa warga yang loyalis sudah berkumpul. Pem­bica­raan memutuskan stra­tegi-strategi untuk me­me­nang­kan pasangan calon mereka. Dengan me­nye­barkan pam­plet berisikan kampanye hitam. Rapat gelap itu, dibu­barkan Pan­was. Namun ter­jadi cekcok. Pihak Panwaslu mem­beri­tahu polisi. Pihak intelpun melakukan nego­siasi dan memberi penger­tian. Pada akhirnya, pihak tim sukses pun dapat mene­rima. Na­mun Panwaslu te­lah men­catat dan menga­mankan barang bukti kam­panye hitam itu.

Episode keempat pen­dis­tribusian logistik. Pe­tugas yang menaikan kotak suara ke armada, namun dalam perjalanan, sebelum sampai ke TPS, armada ini jatuh karena mobilnya ke­ce­­laka­an. Panwas dan KPU lang­sung berkoordinasi dengan Satlantas Pasaman.

Episode 5, pada TPS sangat rawan, salah seorang pemilih mendatangi KPPS, ia tidak terdaftar namun memaksa untuk menco­blos. Ia ditolak oleh KPPS, saat KPPS membawa kotak su­a­ra, oknum yang tidak men­co­blos tadi menghasut mas­sa dan merampas kotak suara. Namun, koordinasi Pan­waslu dengan polisi, se­hingga perampas dapat di­kejar dan diamankan polisi.

Episode keenam, saat perhitungan dan reka­pitu­lasi suara tingkat kabupaten. Salah satu kelompok simpa­tisan merasa kandidat mere­ka dicurangi. Terjadi keri­cuhan dan bakar membakar ban. Amukan masa men­jadi-jadi. Polres pasaman yang sudah menstanbykan satu pleton dalmas. Namun, ti­dak bisa mengantisipasi ma­sa. Sehingga kekuatan pe­nga­manan pun ditambah. Para provokator berhasil ditangkap, massapun ber­hasil dibubarkan, sedang­kan pihak damkar mem­bantu memadamkan titik-titik api yang dibakar mas­sa. (h/col/adv)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]