Masyarakat Minta Betonisasi Jalan Lingkung Tak Asal Jadi


Ahad, 06 September 2015 - 19:31:45 WIB
Masyarakat Minta Betonisasi Jalan Lingkung Tak Asal Jadi

Pada tahun 2014 PU menganggarkan Rp 47,37 miliar untuk betonisasi jalan sepanjang 55,69 km, semen­tara tahun 2015 PU kembali menganggarkan dana beto­nisasi melalui dana APBD dan ABPN sebesar Rp 88,25 miliar yang digunakan untuk betonisasi jalan se­pan­jang 97,5 km.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

"Memang belum seluruh jalan di Padang yang dibe­tonisasi, masih ada beberapa lokasi yang belum. Dan untuk menuntaskan betoni­sasi di Padang tahun 2016 akan dianggarkan lagi sam­pai betonisasi tuntas pada tahun 2017," terangnya.

Mengenai jalan mana yang akan lebih dipriori­taskan, Hendri Zulviton mengaku akan memprio­ritaskan jalanan yang me­mang kondisinya paling men­desak.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

"Setelah anggaran 2016 tersedia kami akan me­ngu­tamakan di daerah-daerah yang memang kondisi jalan­nya cukup parah. Nanti akan ada kajian lagi," pung­kasnya.

Selain itu, betonisasi diutamakan untuk jalan-jalan jalur evakuasi tsunami, sehingga memudahkan mas­yarakat untuk melintasi ja­lan tersebut, seperti di jalan pemukiman, jalan alternatif.

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

"Inilah jalan-jalan yang kita utamakan, karena jalur ini merupakan jalur eva­kuasi," paparnya.

Harapan masyarakat agar pemerintah Kota Pa­dang bisa menuntaskan jalan lingkung ini sangat tinggi. Apalagi, sudah masuk ke dalam program Mahyeldi-Emzalmi.

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

"Betonisasi ini kalau bisa jangan asal beton saja. Harus dilihat jalan tersebut apakah ada genangan air atau drai­nase yang tidak baik. Seperti di jalan ke Aia Pacah sebe­lum kampus Bung Hatta, baru sebulan diperbaiki sudah berlubang lagi karena ada genangan air yang dibiar­kan saja," kata Putra warga Aia Pacah.

Ia meminta pemko harus menuntaskan betonisasi de­ngan serius. Jangan hanya mengejar target saja sehingga kualitas jalan yang dibeton juga tidak maksimal.

Akmal, warga Tabing, juga meminta pemko untuk mengerjakan proyek jalan lingkung dengan sungguh-sungguh. Kalau bisa, jangan hanya hitungan bulan jalan sudah rusak.

"Proyek asal-asal itu juga tidak maksimal. Lihat saja jalan yang sudah diperbaiki rusak lagi dalam waktu de­kat," paparnya. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]