Kabut Asap Masih Diambang Batas Normal


Senin, 07 September 2015 - 19:01:53 WIB
Kabut Asap Masih Diambang Batas Normal

Pihaknya  menyebutkan informasi tentang indeks partikel dalam udara itu diterimanya setelah ber­koordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat dan Badan Meteorologi Kli­matologi dan Geofisika (BM­KG). Indeks pence­maran partikel dalam udara itu, katanya, berdasarkan pantauan Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) Koto Tabang di Bukittinggi.

Baca Juga : 40% Penghafal Alquran PontrenMu Kauman Padang Panjang Tertampung di Perguruan Tinggi

Kendati demikian, kata dia, kondisi indeks partikel dalam udara akibat polusi kabut asap di Kabupaten Solok tersebut, bisa saja berubah-ubah karena si­fatnya yang berfluktuasi. Mengantisipasi masalah itu, kata Abdul Manan, pihaknya secara continue terus ber­koordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat, BMKG dan pihak terkait lainya seperti dengan Dinas Kesehatan. “Terutama ter­kait dampak penyakit yang ditimbulkan akibat polusi kabut asap tersebut terhadap kesehatan warga,” katanya.

Selain itu pihaknya juga berharap, hujan segera da­tang mengguyur wilayah Kabupaten Solok dan daer­ah lain di ranah Minang. Karena kabut asap tersebut bisa berkurang dengan sen­dirinya apa bila hujan lebat datang mengguyur.

Baca Juga : Gubernur Janji Beri Tunjangan ke 4 Orang Penghafal Alquran 30 Juz PontrenMu Kauman Padang Panjang

Sementara itu, Dinas kesehatan setempat mulai melakukan tindakan pre­pentif (pencegahan) terha­dap dampak dan bahaya kabut asap bagi warga, se­perti melakukan kegiatan sosialisasi yang lebih banyak difokuskan di puskesmas-puskesmas di daerah itu. “Saat ini baru sifatnya so­sialisasi kepada warga ter­kait langkah antisipatif ter­hadap Infeksi saluran per­nafasan (ISPA) yang dia­kibatkan oleh kabut asap ini,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Solok dr. Mirsal.

Diakuinya, kabut asap yang melanda kawasan So­lok sejak beberapa pekan terakhir dari hari kehari kian pekat dan mengandung par­tikel berbahaya bagi kese­hatan. Lantaran itu pihaknya mendorong masyarakat un­tuk masyarakat untuk ba­nyak mengkonsumsi air pu­tih untuk mencegah gang­guan ISPA dan banyak men­cuci muka untuk mengu­rangi perih di mata.

Baca Juga : Menginspirasi! Mahasiswa Solsel Layak Jadi Duta Petani Mileneal Berkat Usaha Itik Petelur

Selain itu, kata Mirsal, dari laporan yang diterima di dinas kesehatan, hingga saat ini belum ada pening­katan kasus ISPA di daerah itu. Kendati demikian, saat ini pihaknya juga telah me­minta seluruh puskesmas yang ada di daerah itu, untuk tetap siaga dan cepat tanggap terhadap keluhan warga. Karena bencana kabut asap kali ini termasuk kategori waspada dan butuh pe­na­nganan sewaktu-waktu di­per­lukan. “ Yang jelas pe­tugas di setiap pusat pela­yanan kesehatan tetap kita siagakan,” bebernya.

Ditambahkannya, kare­na indek partikel dalam udara di daerah itu masih di ambang batas normal, maka dari hasil rapat koordinasi dengan BPBD setempat dan pihak terkait lainya, dipu­tuskan belum mengins­truk­sikan kepada seluruh warga untuk memakai masker pe­nutup hidung. “Anak-anak sekolah dan pegawai di ling­kungan kantor Bupati Solok serta masyarakat lainya, sejauh ini masih bisa mela­kukan aktivitas kegiatan sehari-hari sebagaimana biasanya,” katanya. (h/ndi)

Baca Juga : Jelang Ramadhan, Kaum Kerajaan Sungai Kambut Dharmasraya Gelar Goro Bersama

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]