Nyaris 100 Persen Septic Tank Indonesia Tidak Sehat


Selasa, 08 September 2015 - 19:00:32 WIB

Ia mengatakan, untuk me­­ngatasi hal ini perlu di­sam­paikan informasi ke­pada masyarakat tentang mo­del septic tank yang be­nar, berupa septic tank kedap air. Untuk mendukung hal ini, AKKPS merencanakan adanya pertemuan dengan 444 bupati dan walikota dan 12 gubernur se-Indonesia dengan tuan rumah adalah Kota Padang yang diramu dalam kegiatan City Sa­nitation Summit (CSS) pada November mendatang. Ke­giatan yang akan membahas sanitasi lingkungan ini juga mendapat dukungan dari Penjabat Gubernur Sumbar Reydonnyzar Moenek.

“Bahkan beliau siap mem­fasilitasi kedatangan Mendagri dalam kegiatan tersebut,” ucapnya.

Josrizal juga mengatakan dalam pertemuan tersebut forum juga akan mendorong penggunaan anggaran bidang kesehatan di APBN dan APBD untuk lebih ber­maanfaat. Jika selama ini ang­garan kesehatan ber­jum­lah 10 persen terserap pada pembelian alat kesehatan, untuk ke depan hal ini harus diubah.

“Kami menginginkan anggaran kesehatan bisa digunakan untuk tindakan preventif. Seperti me­nge­dukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah. Sejauh ini hal-hal seperti ini seakan dilupakan,” ucapnya.

Mantan Walikota Pa­yakumbuh ini juga me­nga­takan, untuk membenahi sanitasi di Sumatera Barat terdapat anggaran di pusat yang bisa dijemput. Sejauh ini anggaran tersebut tidak bisa digunakan, karena ba­nyak daerah tidak siap untuk memperbaiki sanitasi ling­kungan mereka.

“Tapi sekarang 444 da­e­rah siap. Sudah saatnya ang­garan tersebut di­gu­nakan. Nanti masyarakat juga akan di­libatkan, se­hingga ke­sadaran menjaga ling­kungan melekat,” ucap­nya.

Dalam rancangan yang dibuat AKKPS, dari sisi pen­danaan ini akan meli­batkan pemerintah sebanyak 70 persen, masyarakat 20 persen, 9,5 persen bantuan luar dan 0,5 persen dari dana CSR.

Diharapkan dengan ada­nya perubahan paradigma dalam memanfaatkan ang­garan kesehatan, fasilitas kebersihan dan pengetahuan masyarakat tentang sanitasi meningkat. Diharapkan di pasar-pasar tradisional, ter­minal tersedia WC yang layak, bukan kotor seperti yang terjadi selama ini.

“Dengan kota yang ber­sih, masyarakat  yang sadar dengan kebersihan ling­kungan dan kesehatan, seca­ra otomatis akan banyak wisatawan yang berkunjung ke Sumbar yang dikenal dengan dunia pari­wisa­tanya,” tutup Josrizal. (h/eni)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 13 September 2017 - 03:19:28 WIB
    DUA DARI LIMA PELAKU SUDAH DITANGKAP

    2 Personil Pol PP Nyaris Tewas

    2 Personil Pol PP Nyaris Tewas PADANG, HALUAN – Dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang nyaris tewas oleh sekelompok orang tak dikenal menggunakan senjata tajam (Sajam,red) di depan Taman Budaya, Jalan Diponegoro, Kecamatan Padang .
  • Ahad, 04 Juni 2017 - 17:26:13 WIB

    Hubungan Arus Pendek Nyaris Ludeskan Rumah di Pauh

    PADANG, HALUAN – Percikan api akibat hubungan hubungan arus pendek di sebuah rumah, sempat membuat pemiliknya, Asep panik. Api nyaris melahap rumah yang berada di di Jalan Raya Koto Lua, RT 01, RW 01, Kelurahan Koto Lua Kec.
  • Selasa, 02 Mei 2017 - 02:37:13 WIB

    Pengawas Panti Asuhan Nyaris Dipolisikan Anak Asuhnya

    Pengawas Panti Asuhan Nyaris Dipolisikan Anak Asuhnya PADANG, HALUAN - Diduga akibat salah paham, pengawas Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Pauh IX Rawan Ketaping RT 04 RW 05 Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, nyaris dilaporkan ke polisi oleh anak asuhannya Jumat (28/4.
  • Sabtu, 15 April 2017 - 01:57:43 WIB

    Bercumbu di Depan Pintu Kontrakan, Dua Sejoli Nyaris Diamuk Massa

    Bercumbu di Depan Pintu Kontrakan, Dua Sejoli Nyaris Diamuk Massa PADANG, HALUAN – Warga RT 02 RW 02, Aur Duri Baru, Kecamatan Padang Timur dibuat heboh dengan ulah sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara dan diduga hendak melakukan perbuatan mesum..
  • Senin, 07 November 2016 - 00:59:28 WIB
    OTK MENGAKU KAPOLRES PADANG

    Ketua DPRD Padang Nyaris Ditipu

    Padang, Haluan — Ketua DPRD Kota Padang Erisman dihubungi Orang Tak Kenal (OTK), diduga hendak me­lakukan aksi penipuan. Penipu itu, memakai nama Kapolres Padang. Diduga, modus yang sama juga menyasar pejabat lain di S.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]