Koperasi Harus Sebagai Pelopor Ekspansi Bisnis


Rabu, 09 September 2015 - 18:34:08 WIB

Dikatakan, lama kelamaan nilai-nilai kebersamaan itu mulai hilang akibat munculnya nilai-nilai ekonomi transaksional dan pasar yang masuk kejantung kehidupan sosial masyara­kat. Sehingga kodrat sebagai masya­rakat komunal menjadi modal awal untuk kembali memulai kehidupan bersama secara ekonomi, ulasnya.

“Kita tidak bisa lagi sekedar mem­buat usaha di beberapa rumah di Payakumbuh, namun usaha koperasi sudah harus melirik usaha sejenis di Padang, Bukittinggi, Pariaman, Solok bahkan ke Luar Provinsi seperti Pekanbaru, Jakarta bahkan Kuala­lumpur. Sehingga bisa menjadi mitra bisnis (jaringan bisnis) maupun eks­pansi bisnis dan penggabungan usaha Koperasi,”ujarnya.

Menurut dia, Payakumbuh sebagai kota harapan yang sekarang sedang berkembang pesat, sudah saatnya gerakan koperasi didaerah ini menjadi pelopor dalam melakukan ekspansi bisnis baik sebagai pelaku utama di Kota dan juga menjadi pelaku usaha yang mampu melakukan ekspansi bisnis ke kota-kota lain di Sumatera Barat dan Indonesia.

Dari data statistik BPS profil eko­no­mi Kota Payakumbuh dikon­tri­busikan sektor Jasa pemerintahan dan swasta 24,31% Pengangkutan dan komunikasi 21,36%, Perdagangan, hotel dan restoran 18,27%, Pertanian 10,86%, Industri dan Pengolahan 6,65%. “Jika diamati profil ini se­benarnya sektor jasa dan perdagangan sudah menjadi unggulan,” sebutnya.

Data Koperasi di Payakumbuh tahun 2014 terdapat 120 koperasi aktif, menandakan perkembangan perko­perasian di Kota Payakumbuh sangat baik. Sampai saat ini Modal sendiri telah mencapai Rp 87.304.344.133 dengan total aset senilai 157 Miliar. Sekarang setiap dunia usaha dan produk barang dan jasa di pasar selalu dihadapkan dengan kondisi yang semakin kompetitif.

Kalau diperhatikan usaha koperasi, umumnya bisnis koperasi berada pada struktur pasar persaingan sem­pur­na. Beberapa jenis produk dan layanan koperasi seperti bahan makanan, hasil pertanian, pakaian, layanan jasa trans­portasi, pengadaan barang dan input pertanian. Jenis produk tersebut kategori persaingannya berada di pasar. “Semestinya harus berkolaborasi dan bersinergi dengan pelaku usaha besar dan usaha swasta lainnya dan BUMN dalam bentuk dan pola sinergi yang telah kita kenal selama ini,” ingatnya. (h/zkf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]