Bersama-sama Membangun Masjid Raya Sumatera Barat


Rabu, 09 September 2015 - 18:43:23 WIB
Bersama-sama Membangun Masjid Raya Sumatera Barat

Langkah-langkah tersebut muncul, menyikapi pesan-pesan dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat berkunjung ke masjid terbesar di Sumbar itu pada Bulan  Agustus lalu. Saat itu Jusuf Kalla yang juga sumando urang Minang, memper­soalkan bahwa salah kaprah jika Masjid Raya Sumbar dibangun hanya dengan menggunakan dana APBD Sumbar. Apalagi biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, hingga selesai 40 persen seperti sekarang saja, dana APBD Sumbar yang tersedot sudah mencapai Rp202 miliar.

Baca Juga : Siap Siaga! 9 Provinsi Ini Diprediksi Bakal Diterjang Topan Surigae

Pj Gubernur Sumbar Donny Moenek mengaku bertanggung jawab menuntaskan pembangunan Masjid Raya Sumbar. Bahkan dia rela ‘meminta-minta’ ke mana saja untuk menyelesaikan pemba­ngunan masjid yang kini sudah menjadi ikon terbaru Kota Padang dan Sumbar. Dia pun berencana akan mengusulkan agar donasi dikumpulkan dari masya­rakat melalui pemba­yaran rekening listrik PLN dan air PDAM. Setiap pembayaran rekening listrik atau air PDAM dikenakan donasi Rp1.000 untuk masing-masing rekening. Berlakunya tidak saja di Kota Padang, tapi juga di kota/kabupaten se-Sumbar. Pasalnya masjid yang dibangun bukan Masjid Raya Padang, tapi Masjid Raya Sumbar. Donny sangat yakin dengan ikutnya masyarakat menyumbangkan dananya bagi pembangunan Masjid Raya itu, maka rasa memiliki masyarakat atas masjid tersebut juga akan semakin besar pula.

Pemikiran dan gagasan yang disampikan Wapres Jusuf Kalla dan Pj Gubernur Sumbar Donny Moenek perlu diterima dan didukung oleh masyarakat Sumbar. Rasa memiliki masyarakat Sumbar atas Masjid Raya Sumbar  memang perlu diciptakan. Dengan adanya rasa memiliki, maka rasa cinta kepada masjid itu juga lahir. Muaranya masyarakat juga akan bersama-sama  me­mak­murkan Masjid Raya Sumbar dengan kegiatan-kegiatan dakwah  dan tentunya kelak masjid itu akan menjadi central kegiatan keagamaan  Islam masyarakat Minangkabau. Ketika rasa memiliki itu telah lahir pada masyarakat, maka sangat kecil kemungkinan akan ada lagi masyarakat yang mau merusak berbagai fasilitas yang ada di lingkungan masjid tersebut. Sebagaimana diberitakan berbagai media massa, bahwa merek Masjid Raya Sumbar sudah beberapa kali rusak oleh tangan-tengan jahil, baik di sengaja maupun tidak disengaja. Namun hari-hari, tidak sedikit orang yang selfie atau berfoto-foto di depan merek Masjid Raya Sumbar dengan latar belakang masjid yang memiliki cirri khas tersendiri itu.

Baca Juga : Tenaga Ahli Menkes Kritik Vaksin Nusantara, Ungkap 95 Persen Bahan Bakunya Impor

Mudah-mudahan saja gagasan rencana pemben­tukan Yayasan Masjid Sumbar segera terbentuk  dan masyarakat serta pihak-pihak lainnya agar terpanggil menyumbangkan harta mereka bagi kelanjutan pem­bangunannya. Kita sangat optimis akan banyak pihak, baik pribadi, perusahaan, lembaga dan negara Islam di dunia yang mau menyumbang bagi kelanjutan pem­bangunan dan pengembangan Masjid Raya Sumbar ke depan. Mari berlomba-lomba untuk kebaikan, fasta­biqul khairat. **

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]