Ada Perempuan Lain Selain MH ?


Rabu, 09 September 2015 - 18:55:20 WIB

Belasan warga  yang ter­ga­bung dalam Aliansi Mas­ya­rakat Peduli Payakumbuh (AMPP) mendatangi Badan Kehormatan (BK) Dewan dalam meminta klarifikasi DPRD terkait isu tidak se­dap tentang ketua dewan tersebut. Menurut penilaian AMPP, isu miring tentang Ketua DPRD,  telah meresahkan mas­ya­rakat serta perantau Payakumbuh.

AMPP yang terdiri dari gabu­ngan Ormas, LSM serta berbagai organisasi sosial masyarakat lainnya yang ada di Kota Botiah itu, mendatangi gedung DPRD Kota Payakumbuh pada Rabu (9/9) pagi.

Kedatangan rombongan AMPP yang dikoordinatori oleh Sevindra Juta (LSM FMPP)  ke gedung dewan tersebut, disambut Ketua BK Aribus Madri serta Marhidayandi dan Mawi Etek Arianto. “Kita minta BK me­nyikapi persoalan ini secara serius,” tegas Sevindra Juta.

Ada beberapa poin yang sam­pai­kan AMPP ke BK DPRD Kota Payakumbuh untuk diklarifikasi. Di antaranya, memperjelas  isu perkawinan Ketua DPRD Kota Payakumbuh dengan wanita MH hingga hamil 6 bulan.

BK juga dituntut untuk me­mang­gil pihak yang bersangkutan  dalam memperjelas terkait isu miring yang telah menggem­parkan Kota Payakumbuh. “Ke­tua DPRD, MH dan istri harus dihadirkan dalam memperjelas isu yang terus berkembang. Kita minta semuanya bisa jelas,”kata mereka lagi.

AMPP juga berpendapat, se­andainya isu yang menimpa Ketua DPRD Kota Payakumbuh terse­but benar adanya, jelas sangatlah memiriskan dan memalukan masyarakat Kota Payakumbuh. Pasalnya, di samping sebagai Ketua DPRD, Yb Dt Parmato Alam juga seorang niniak mamak, Ketua Kerapan Adat Nagari, serta Sekretaris DPD Golkar Kota Payakumbuh.

“Apabila isu tersebut benar, sangatlah jelas telah memalukan Kota Payakumbuh. Ini meru­pakan pelanggaran moral yang tidak semestinya dilakukan oleh seorang publik figur. Untuk itu, kita meminta BK untuk meng­klarifikasi isu ini sesegera mungkin dan memanggil yang bersangkutan,”pinta Yossi Danti dari Advokasi yang tergabung dalam AMPP.

AMPP meminta BK DPRD Kota Payakumbuh melakukan klarifikasi dalam waktu singkat, 2 x 24 jam.  “Ini menyangkut marwah Kota Payakumbuh dan harus disikapi tegas oleh BK. Kami minta BK juga meng­klari­fikasi dalam waktu cepat. Sean­dainya tidak ada tanggapan BK, kita AMPP akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,”terang Sevindra Juta.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Yb Dt Par­mato Alam telah membantah menghamili MH. Namun, dia mengakui sudah menikahi MH semenjak tahun 2010. Dalam perkawinannya dengan MH, YB Dt Parmato Alam juga merasa tidak ada pihak yang dirugikan. “Ini semua hanya menyangkut urusan pribadi . Begitupun, da­lam perkawinan dengan MH tidak ada pihak yang dirugi­kan,”terang Yb Dt Parmato Alam pada Senin (7/9) tengah malam.

KAN Mestinya Bersikap

Pada bagian lain, salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Paya­kumbuh Selatan (T) sangat me­nya­yangkan Kerapatan Adat  Nagari (KAN) Aur Kuning, Keca­matan Payakumbuh Selatan be­lum juga mengambil sikap yang jelas soal kasus Yb Dt Parmato Alam.

“Semestinya KAN sudah ber­sikap, agar masalah itu tidak merembet kepada KAN Aur Ku­ning secara kelembagaan, sebab Yb Dt Parmato Alam adalah Ketua Ketua KAN Aur Kuning. Ketika masalah telah menjadi konsumsi masyarakat luas, tentu yang paling malu adalah anak kemenakan di Kenagarian Aur Kuning,” kata T saat dihubungi Haluan tadi malam.

T juga mengungkapkan berba­gai dugaan yang berhembus ken­cang di masyarakat terkait peri­laku Yb Dt Parmato Alam sebe­lum menjabat sebagai anggota dewan.

“Dari jejak masa silam Yb Dt Parmato Alam yang diduga per­nah dikait-kaitkan dengan man­tan istri oknum aparat keamanan di Payakumbuh Utara yang dulu juga bikin sedikit heboh makin kuat dugaan ada yang tidak beres dengan isu kehamilan MH. Agar isu-isu dan berbagai dugaan tidak terus berkembang, KAN dan BK DPRD mesti segera  bersikap. Termasuk DPD Partai Golkar Payakumbuh juga sebaiknya meng­klarifikasi persoalan ini, agar juga tidak merembet  ke partai beringin. Tapi yang jelas saya selaku pemuda Payakumbuh Selatan benar-benar merasa malu,” kata T.

Pada bagian lain, tokoh pemu­da Payakumbuh Utara ‘JM’ me­nyampaikan bahwa isu yang beredar di masyarakat menyang­kut hubungan spesial Yb Dt Parmato Alam dengan MH yang berujung kehamilan MH diduga banyak mendekati kebenaran. Menurut JM, dugaan jejak peri­laku kelam Yb Dt Parmato Alam di masa lalu memperkuat kebe­naran isu yang berkembang di masyarakat.

“Ini semuanya sudah menjadi buah bibir di masyarakat. Rasa-rasanya bukan rahasia lagi,” sebut JM melalui sambungan telepon. (h/ddg/erz)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]