Pemprov Kumpulkan Dana Masyarakat


Rabu, 09 September 2015 - 18:57:11 WIB

Dilanjutkan Don­ny, me­kanisme nanti untuk pe­ngum­pulan dana Rp1.000 untuk listrik dan air masjid raya ini, di saat masyakat melakukan pembayaran re­ke­nig listrik dan tagihan air PDAM. “Nan­tinya,  masya­rakat yang melakukan pem­bayaran tagihan air dan listrik bisa mele­bihkan Rp1.000 untuk tagihan listrik dan air,” terangnya.

Jadi, kata Donny, setiap orang Sumbar bisa berpartsipasi untuk pengembangan masjid raya yang telah menghabiskan dana Rp202 miliar tersebut. “Wacana ini sudah kita bicarakan dan saya rasa bagus untuk membangkitkan rasa memiliki orang Minangkabau terhadap masjidnya,” imbuhnya.

Selain ide pengumpulan dana Rp1.000 untuk Masjid Raya Sum­bar, untuk mempercepat penye­lesaian masjid, Pemprov Sumbar juga tengah menggagas pengelolaan masjid melalui yaya­san. Yayasan ini nantinya akan diberikan wewe­nang sepenuhnya dalam melan­jutkan dan perce­patan pembangu­nan Masjid Raya Sumbar.

“Kita punya pemikiran ber­sama dengan DPRD, tokoh masya­rakat untuk membentuk yayasan. Dengan ada yayasan semoga partisipasi masyarakat akan lebih tinggi, kita lebih fleksibel. Kita punya komitmen bersama mempercepat pemba­ngunan Masjid Raya,” ucapnya.

Gubernur juga akan melobi provinsi lain seperti Papua Barat, DKI Jakarta, Riau untuk me­mungkinkan ada celah dapat membantu percepatan pem­bangu­nan Masjid Raya.

“Saya punya kewajiban yang tulus ikhlas membangun Sumbar. Saya berkomitmen membantu, mendorong pembangunan Sum­bar termasuk Masjid Raya Sum­bar. Saya tidak malu meminta-minta untuk pembangunan Mas­jid Raya ini,” pungkasnya.

pembangunan Masjid Raya Sumbar telah dilaksanakan seba­nyak enam tahap sejak 2007 hingga 2015. Pembangunan ini telah me­nyerap anggaran sebesar Rp202,2 miliar dari total biaya Rp433,5 miliar serta pembangu­nan gedung LKAAM sebesar Rp11,3 miliar dari APBN 2014. masih terdapat lingkup pe­kerjaan yang harus dila­ku­kan dengan total anggaran Rp220 miliar.

Sempat Hilang

Setelah sebelumnya salah satu huruf pada plang nama Masjid Raya Sumbar rusak, Selasa (8/9) kemarin giliran huruf Y yang digerogoti. Diduga, huruf Y itu diambil paksa oleh pengunjung yang memanfaatkan kawasan itu untuk berfoto pribadi alias selfie.

Untuk itu, kata Kepala Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar, Syahril B, pihaknya akan mema­jang larangan berfoto selfie dekat plang nama masjid. Larangan ini berisi agar pengunjung tidak berfoto dengan duduk, atau bah­kan berdiri di atas pelataran plang nama.

Sementara itu, huruf Y yang hilang pada Selasa, tampak sudah kembali terpasang, Rabu (9/9) sore. (h/mg-isr)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 06:05:41 WIB

    Wali Kota Padang Dorong Pemprov Sumbar Tutup Sementara BIM

    Wali Kota Padang Dorong Pemprov Sumbar Tutup Sementara BIM PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menutup sementara jalur penerbangan Internasional sebagai upaya pencegahan Covid-19..
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 18:14:04 WIB

    Wow, Pemprov Sumbar akan Sulap Muaro Batang Arau Jadi Magnet Kapal-kapal Pesiar

    Wow, Pemprov Sumbar akan Sulap Muaro Batang Arau Jadi Magnet Kapal-kapal Pesiar Pemprov Sumbar bakal mengembangkan pelabuhan Muaro Batang Arau menjadi ikon baru untuk menarik wisatawan dan menggairahkan roda perekonomian masyarakat. Pelabuhan yang merupakan jalur transit dari Eropa ke Jawa itu bakal disu.
  • Kamis, 06 Desember 2018 - 10:31:48 WIB

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta 

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta  PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menutup tempat hiburan malam bermasalah tanpa menimbulkan polemik dan kegaduhan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Pemko Padang..
  • Kamis, 06 Desember 2018 - 10:31:48 WIB

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta 

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta  PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menutup tempat hiburan malam bermasalah tanpa menimbulkan polemik dan kegaduhan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Pemko Padang..
  • Kamis, 22 Maret 2018 - 02:30:51 WIB
    SOAL MEGATHRUST

    BMKG Ingatkan Pemprov

    BMKG Ingatkan Pemprov PADANG, HALUAN — Ancaman gempa dahsyat belum surut di Sumbar mengingat potensi Megathrust Mentawai masih harus disikapi oleh Pemprov Sumbar.  Melihat kondisi itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  meng.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]