Penegakan Hukum adalah Pembinaan Bukan Hukuman


Jumat, 11 September 2015 - 17:08:02 WIB
Penegakan Hukum adalah Pembinaan Bukan Hukuman

Namun hal tersebut tak mempe­ngaruhi niat kedua orang tuanya untuk tetap menye­kolahkan Dwi Sulistyawan beserta kakak dan adiknya meskipun dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan. Hal tersebutlah yang men­jadi motivasi bagi seorang Dwi Sulistyawan terutama keluarga yang menjadi prio­ritas dalam kehidupan dan karir beliau sebagai seorang aparat kepolisian dan se­orang imam atau pemimpin bagi keluarganya.

Baca Juga : Politik dan Etika Berkelindan dalam Pengisian Jabatan Wawako Padang

“Peran keluarga sangat penting bagi seorang pe­mim­pin. Istri, keluarga dan anak merupakan prioritas dalam kehidupan saya, se­bab bercanda dengan ke­luar­ga, anak dan istri, itu merupakan kebahagian luar biasa yang tak ternilai,” ujarnya.

Pria yang pernah men­jadi Kapolsek Sampang di Madura Provinsi Jawa Ti­mur tahun 1997  tersebut menamatkan Sekolah Dasar (SD) di SDN 05 pagi Jakarta Pusat tahun 1985. Kemu­dian melanjutkan ke SMPN 79 Jakpus tahun 1988 dan akhirnya bisa menye­lesai­kan sekolahnya ke jenjang SMA  dan tamat tahun 1991. Kemudian lelaki yang me­ngin­jak remaja itu akhirnya masuk AKABRI dan lulus pada tahun 1994. Dan me­nikah dengan wanita asal Semarang bernama Restu Purwanti di tahun 1997 dan dikaruniai tiga orang buah hati yakni Agil Rizky Per­dana, Amelia Rizka Wulan­dari dan Luna Rizka Palopi.

Baca Juga : Jangan Terlalu Bersedih Jika Kamu Dihinakan

Meski baru menjabat sekitar 10 bulan, mantan Kasubditgakum Ditlantas Polda Sumbar kelahiran Jakarta pada 23 Juni 1970 itu dikenal sebagai Kapolres yang cukup terbuka dan akrab dengan masyarakat dan jajarannya dengan me­ngimplementasikan perpo­lisian masyarakat. Dimana, polisi semakin dekat dan ber­sahabat dengan masya­rakat. AKBP Dwi Sulistya­wan juga dikenal mudah bergaul dengan bawahannya dan mampu menempatkan kondisi di tengah personel yang beragama muslim seba­gai sahabat dan pembimbing bagi anggota kepolisian Pol­res Sijunjung.

Meskipun ketegasan putra kedua dari empat ber­saudara tersebut tidak dira­gukan, namun di mata Dwi Sulistyawan, hukum itu ada­lah upaya pembinaan pada masyarakat, bukan semata-mata sebagai hukuman.

Baca Juga : Mengapa Isu Presiden 3 Periode Kembali Berhembus?

“Hukum itu bukan seba­gai pembalasan, tapi lebih membina pada orang-orang yang bermasalah dengan norma sosial maupun norma hukum yang berlaku. De­ngan harapan warga masya­rakat berkepribadian sesuai hukum yang berlaku,” tutur Dwi Sulistyawan.

Lebih lanjut ayah dari tiga anak yang hobi ber­kebun dan memelihara bu­rung tersebut menjelaskan bahwa hukum adalah sarana untuk menyelesaikan masa­lah yang ada di tengah ma­sya­rakat dengan cara yang beradab (bukan biadab). Selain itu, hukum juga di­mak­nai sebagai proses. Arti­nya hukum itu tidak serta-merta, tetapi harus dilaku­kan melalui proses pem­buktian, proses untuk mene­mukan alat-alat bukti yang syah dan sesuai dengan fakta.

Baca Juga : Perang Inovasi dalam Era Disrupsi

Suami Restu Purwanti itu juga berharap hukum tidak dipandang secara sa­klek, atau hanya berorientasi pada hukum positif saja. Tetapi juga harus mem­per­tim­bang­kan nilai-nilai kehi­dupan atau rasa kema­nu­siaan di tengah masyarakat. “Untuk penindakan, itu kerjaan ka­mi. Jadi yang sangat berharga informasi dari masyarakat. Kalau ada anggota Polri yang terlibat pun harus ditindak,” kata Kapolres.

Lulusan Sespim Polri tahun 2011 tersebut juga berpesan kepada masya­rakat, jika ada masalah-masalah kecil, seperti kasus-kasus penganiayaan, per­buatan tidak menyenangkan itu cukup diselesaikan seca­ra kekeluargaan, damai, atau restoratif justice (pe­mulihan hubungan antara kedua belah pihak, yaitu pihak pelapor dan terlapor), dengan kata lain tidak harus ma­suk ke ranah hukum pe­ngadilan.  “Mediasi atau mem­per­temukan kedua pi­hak yang berperkara sebagai sarana penyelesaian masalah ringan adalah jalan yang cukup bijak,” tuturnya. (*)

 

Laporan :
OGI SUNANDAR

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]