Warga Saning Baka Tutup Akses Jalan Truck Galian C


Senin, 14 September 2015 - 18:05:33 WIB
Warga Saning Baka Tutup Akses Jalan Truck Galian C

Dari informasi yang di­himpun Haluan di nagari Sa­niang baka, terlihat rat­u­san warga, tua, muda dan ibuk-ibuk  berkumpul di persimpangan jalan masuk ke nagari itu, spanduk se­panjang 4 meter bertuliskan larangan keluar masuk bagi truck pengangkut galian C  ke wilayah nagari itu, terlihat terpasang di pintu masuk nagari. Namun aksi yang dilakukan warga ini tertap berjalan aman dan damai, meskipun setiap truck yang melintas di sweeping oleh warga setempat tanpa ter­kecuali, bahkan mobil pe­ngangkut material bangunan milik warga sekalipun.

Baca Juga : Putra-Putri Terbaik di Indonesia Siapkan Diri, Penerimaan Polri Segera Dibuka

“Berdasarkan hasil ke­sepakatan pemerintah na­gari dengan pemuka ma­syarakat, Terhitung mulai Kamis (10/9)ini, tidak di­izinkan mobil tambang, ma­suk dan keluar melalui na­gari Saning Baka,” kata to­koh masyarakat Saning Ba­ka Septerismen kepada Haluan.

Pihaknya menyebutkan, aki­bat aktifitas mobil tam­bang galian c yang telah beroperasi sejak sekitar 17 tahun silam ini, telah mem­barikan dampak yang me­rugikan dan meresahkan warga Saning Baka. Selain jalan yang rusak parah, debu jalan yang berterbangan ketika panas dianggap telah meng­ganggu kesehatan war­ga. Sedangkan ketika musim hujan,  jalan becek dan ku­muh menjadi pe­mandangan lazim di daerah itu. “ Rumah –rumah warga yang berada di sepanjang jalan ini, juga sudah kusam karena ter­tutup debu jalan,” kata Septrismen yang juga wakil ketua BMN setempat dan Wakil Ketua DPRD Kab. Solok ini.

Baca Juga : Delapan Personel Polda Sumbar Diberhentikan, Kapolda: Polisi Itu harus Humanis 

Disisi lain,tambah Se­ptris­men,kenyamanan peng­guna jalan di daerah itu juga terganggu akibat konvoi kendaraan tambang yang keluar masuk setiap hari. Padahal untuk menngatasi persoalan ini, Pemerintah Nagari dengan difasilitasi camat  sudah berkali-kali membuat kesepakatan de­ngan  pengusaha tambang, namun tidak diindahkan. Kesepakatan itu berupa, perbaikan terhadap jalan yang rusak. Menghentikan aktifitas ketika jam sibuk sekolah, waktu shalat Zuhur  dan Magrib serta membatasi konvoi agar tidak meng­ganggu pengguna jalan lain. “ Ini sudah sangat meng­gangu, apalagi kebisingan truk ke­tika waktu beribadah, sudah tidak ada lagi ke­nyamanan bagi warga,” te­rangnya.

Menindaklanjuti per­soa­lan ini, pada (6/9)lalu, Wali nagari, KAN,BMN dan Pe­muda Saning Baka me­nga­dakan rapat dan me­mu­tus­kan pelarangan aktfitas truck tambang melintasi na­gari Saning Baka. Ke­se­pa­katan itu juga  disampaikan dalam bentuk tertulis ke­pada pe­ngusaha tambang galian C dan pengusaha angkutan galian C  di Pa­ning­gahan yang juga di­tem­bus­kan kepada Bupati Solok, Ketua DPRD dan Kapolres So­lok. “ Larangan ini ber­laku sampai semua kese­pakatan bisa dijalankan. Kalau setahun ya kita stop sampai setahun, silahkan mereka cari jalan lain untuk melansir hasil tambangnya,” kata Wali Nagari Saning Baka Ridwan Husein.

Baca Juga : PJU Polda Sumbar Lakukan Vaksinasi Covid-19, Puluhan Ribu Personel Menyusul

Terkait aktifitas tambang galian C itu, Kadis pe­r­tam­bangan dan energi kab. Solok melalui sekretaris Dis­per­tam­ben Deni Prihatni ST,MT menyebutkan ada 4 per­u­sahaan yang beroperasi di daerah itu,  yaitu PT. Mutiara Perdana, PT.Tanah Kayo, PT. Tanakai dan PT. Epi Tan Kayo dan semuanya memiliki izin. Pihaknya membenarkan jika sebe­lum­nya memang ada ke­s­e­pa­katan antara pengusaha de­ngan masyarakat, terkait am­dal dan kenyamanan ma­sya­rakat di nagari yang dilin­tasi oleh aktifitas truck tam­bang ini. “Terkait izin usaha, se­muanya lengkap. Namun hal ini adalah menyangkut ko­mitmen dengan masyarakat,” kata Deni.

Terhadap itu, perusahaan angkutan tambang Galian C, PT. Bone melalui mana­ger operasionalnya Irman Lenggang yang dikonfirmasi via selulernya menyebutkan pihaknya akan merapatkan hal ini dengan internal pe­rus­a­haannya. Namun de­mikian pihaknya berjanji akan memenuhi tuntutan masyarakat itu. “ Kalau masyarakat ingin jalannya diperbaiki, akan kita per­baiki. Namun tentunya sete­lah dimusyawarahkan ber­sama,” kata Irman. (h/ndi)

Baca Juga : BPD HIPMI Gelar Musda ke-13 Pertengahan Maret, Gubernur Sumbar Bakal Diundang

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]