Sumbar Siap Tambah Distribusi Raskin


Senin, 14 September 2015 - 18:12:10 WIB

“Sebelumnya, penya­lu­ran raskin 14 kali setahun juga sudah pernah. Bahkan kalau tidak salah, pernah juga hingga 15 kali dalam satu tahun,” paparnya.

Pemprov Sumbar kata Wardarusmen, siap untuk melaksanakan hal itu. Stok beras yang ada di gudang Bulog, kemungkinan besar masih mencukupi untuk kebutuhan tersebut. Meski secara sumber daya sudah siap, tetapi untuk men­jalan­kan kebijakan itu, Pemprov Sumbar harus menunggu surat resmi dari ke­men­terian terkait.

“Kita tidak bisa melak­sanakannya jika tidak ada landasan hukum yang jelas. Hingga saat ini kita belum menerima pemberitahuan secara resmi,” ujarnya.

Hal senada juga di­ung­kapkan Kepala Badan Uru­san Logistik Divisi Re­gional (Bulog) Divre Sum­bar, Ar­jun Ansol Siregar. Ia me­ngatakan, raskin 13 dan 14 telah menjadi bagian paket kebijakan ekonomi jilid I. Akan tetapi pendistribusian raskin masih menunggu surat perintah pengucuran raskin dari Kementerian Sosial.

“Kami masih menunggu surat perintahnya. Kalau untuk raskin 13 ke­mung­kinan akhir September ini keluar. Lalu yang raskin 14 mungkin di penghujung ta­hun,” terang Arjun yang turut didampingi Kasi TU, Humas dan Umum Bulog Sumbar, Saidi.

Arjun menjelaskan, kuo­ta untuk raskin tambahan tidak berbeda dengan raskin reguler, yakni rumah tangga penerima manfaat sebanyak 275.431. Masing-masing rumah tangga mendapat jatah 15 kilogram dengan harga tebus Rp1.600 per kilogram. “Kita siap melak­sanakan raskin tambahan ini, apalagi stok kita men­cukupi hingga Februari 2016,” ungkapnya.

Sementara untuk pe­nyaluran raskin regular bu­lan September, Arjun me­ngakui, belum didis­tribu­sikan ke seluruh Ka­bupa­ten/Kota karena beberapa ken­dala. Diantaranya ken­dala transportasi dan masih be­lum tuntasnya pemba­yaran raskin bulan-bulan sebelum­nya.

“Yang sudah mulai dis­tribusi itu baru Kota Pa­dang, Kota Pariaman, Ka­bupaten Padang Paria­man, Solok, dan Agam. Yang lain, seperti Mentawai masih ada tung­gakan dan kendala trans­­­portasi karena wila­yahnya kepulauan,” pung­kasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pere­konomian, Darmin Nasu­tion menyebutkan terdapat 10 kebijakan turunan dari paket kebijakan ekonomi jilid I yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo.

Salah satu kebijakan itu ditujukan untuk melindungi masyarakat berpendapatan rendah dengan me­ning­kat­kan intensitas penyaluran beras bagi masyarakat sejah­tera (Rastra) dari 12 kali menjadi 14 kali pada tahun ini. (h/mg-isr)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]