Abrasi Mulai Ancam Pemukiman Penduduk


Senin, 14 September 2015 - 18:13:19 WIB

Wali Jorong Pasir Paneh, Safrinal mengatakan, gelom­bang pasang terus meng­geruk hingga 30 meter dari kondisi sebelumnya. Pulu­han kepala keluarga saat ini telah mengungsi ketempat yang lebih aman. Bibir pan­tai semakin mendekat pe­mukiman warga. Oleh sebab itu sebahagian warga yang sudah terancam harus ber­upaya mencari tempat ting­gal yang lebih baik.

Menurutnya, masyarakat berharap  pemerintah men­carikan jalan keluar terha­dap permasalahan ini. War­ga berharap dibangunkan alat pemecah ombak dan tidak perlu dibuatkan tang­gul karena dianggap tidak efektif dan bisa menggangu untuk mendaratkan perahu milik nelayan.

Salah Seorang tokoh mas­ya­rakat setempat, Boy Lestari Tanjung mengatakan, bencana abrasi yang melan­da daerah pada sejumlah wilayah bibir di Kecamatan Tanjung Mutiara sudah ber­langsung cukup lama. Tiap pasang naik, air laut bakal sampai  pada pemukiman masyarakat pada bibir pantai.

Menurutnya, jika tidak ditanggulangi secepatnya, akan mengancam pemu­kiman masyarakat yang le­bih luas lagi. Selain itu, abrasi juga merusak pepo­honan milik masyarakat. “ Ratusan pohon kelapa milik warga yang berada pada bibir pantai cukup banyak yang tumbang. Hal ini juga ber­pengaruh terhadap pen­da­patan masyarakat melalui komuditas kelapa,” katanya.

“Kelapa merupakan sa­lah satu sumber pemasukan masyarakat yang ada di dae­rah­nya Pasir Paneh dan Ujung Labung. Kekuatan ombak, yang mengakibatkan abrasi, mampu menum­bang­kan pohon kelapa se­cara bertahap. Oleh sebab itu diperlukan keseriusan penanganan oleh pihak yang berwenang dalam hal ter­sebut,” jelasnya.

Camat Tanjung Mutiara Ade Herlien, mengatakan, kondisi yang terjadi pada pesisir Pantai Tiku sudah dilaporkan kepada peme­rintah kabupaten. Bupati pun Sudah melakukan pe­nin­jauan secara langsung. “Aspirasi masyarakat sudah kita sampaikan kepada pi­hak Pemerintah Kabupaten untuk dilanjutkan kepada pemerintah Provinsi,” katanya.

“Memang harus ada upa­ya cepat dalam penang­gulangan abrasi pada bibir perairan di Pantai Tiku sehingga dampak yang bakal di terima masyarakat tidak semakin meluas,” jelas Ade.

Tim Pengawas dari Balai Provinsi Sumbar, Zulkar­naini mengatakan, solusi dalam penanganan abrasi adalah pembangunan peme­cah ombak. Pembangunan pemecah ombak pada tahun 2015 sudah dilakukan dan bakal dilanjutkan dilan­jutkan pada tahun 2016 mendatang.

“Pembangunan peme­cah ombak dilakukan secara bertahap karena memakan biaya yang cukup besar me­lalui dana pusat,” ungkap­nya. (h/yat/ks)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 27 Mei 2020 - 18:11:49 WIB

    Tinjau Abrasi Nagari Api-api Pessel, Audy Joinaldy Bantu 600 Karung Penahan Ombak

    Tinjau Abrasi Nagari Api-api Pessel, Audy Joinaldy Bantu 600 Karung Penahan Ombak HARIANHALUAN.COM -- Abrasi pantai yang terjadi di Nagari Api-api Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) pada Jumat, 22 Mei 2020 lalu, mendapat perhatia serius dari Pengusaha muda berdarah Minang, Dr .
  • Jumat, 21 Februari 2020 - 16:09:37 WIB

    Cegah Abrasi Pantai, Polres Pessel Tanam 3.000 Pohon Mangrove

    Cegah Abrasi Pantai, Polres Pessel Tanam 3.000 Pohon Mangrove PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval S.IK  bersama Forkompinda Pessel melakukan penghijauan secara simbolis sebanyak 3.000 batang pohon mangrove (bakau) di Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pes.
  • Senin, 07 Oktober 2019 - 21:49:51 WIB

    Atasi Abrasi Pantai Muaro, Pemkab Pessel Segera Bangun Penahan Ombak

    Atasi Abrasi Pantai Muaro, Pemkab Pessel Segera Bangun Penahan Ombak PAINAN, HARIANHALUAN.COM- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) mengusulkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembangunan batu penahan ombak di Dusun Muaro, Kecamatan Batangka.
  • Rabu, 02 Oktober 2019 - 17:10:39 WIB

    Korban Abrasi Batang Kapas Terima Bantuan

    Korban Abrasi Batang Kapas Terima Bantuan PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemkab Pessel mendistribusikan 500 kilogram beras dan sembako untuk 38 Kepala Keluarga (KK) korban musibah abrasi pantai di Muaro Batang Kapas Pessel. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas S.
  • Ahad, 01 September 2019 - 22:18:41 WIB

    Abrasi Pantai Mengancam, Nelayan Sasak Tak Bisa Melaut

    Abrasi Pantai Mengancam, Nelayan Sasak Tak Bisa Melaut PASBAR,HARIANHALUAN.COM---Sepanjang satu kilometer terjadi abrasi di sekitar bibir muara pantai Maligi, Kenagarian Persiapan Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia. Akibat kondisi tersebut, hampir satu bulan nelayan di wilayah.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]