Konsulat AS Bantu Menata Transportasi Padang


Senin, 14 September 2015 - 18:19:51 WIB

Menurut Y. Robert Ewing, sejak setahun lalu datang ke Indonesia, dirinya tertarik untuk membantu daerah-daerah yang ada un­tuk penataan kota. Apalagi kerjasama antara Amerika Serikat dengan Indonesia sangat didukung oleh ma­sing-masing negara.

“Khusus Padang, daerah ini punya banyak potensi, baik itu maritim, pariwisata dan lainnya. Karena itu kita menjembatani keinginan pemerintah Indonesia dalam penataan kota dan trans­portasi,” ujar Robert.

Di depan seluruh un­dangan yang hadir, Jim Char­­lier memaparkan kon­disi transportasi dan per­kotaan di Amerika Serikat persisnya di Colorado.

Jim menyebut sistem uang cash yang diberikan untuk tol, parkir dan lainnya sudah mulai ditinggalkan. Kini setiap kendaraan yang memasuki tol telah me­miliki kartu elektrik yang melekat di kaca kendaraan sehingga dapat terbaca saat masuk gerbang tol.

“Kalau di Jakarta dan Bandung, saya melihat tol masih menggunakan uang cash, sehingga saya mema­suki gerbang tol sering ter­jadi kemacetan,” ujar Jim.

Jim menyarankan, Su­matera yang akan mene­rapkan tol diharapkan untuk menggunakan sistem kartu elektrik ini. Karena akan menghemat biaya. “Untuk transit tol juga bisa meng­gunakan smart card,” tam­bahnya.

Dikatakan Jim, dalam menggunakan alat trans­portasi, masyarakat Colo­rado saat ini telah mu­lai beralih. Mulai me­ning­gal­kan kendaraan roda em­pat. Terutama mereka yang ting­gal di seputaran daerah tran­sit. Sebab warga lebih ba­nyak berjalan kaki dari suatu tempat transit ke tempat transit lainnya.

“Warga ingin secepatnya mendapatkan transportasi publik dan sistem transit ini berhasil dalam hal penataan kota dan transportasi,” tu­turnya.

Hal ini tentunya sangat berdampak positif, populasi kendaraan roda empat di Colorado jauh berkurang. Apalagi jalan di AS terlalu lebar, sehingga masyarakat yang menggunakan kenda­raan ingin cepat dan terkesan ngebut. Kecepatan ken­da­raan di AS rata-rata 90 Km/jam.

“Warga juga hanya secu­kupnya berkendara serta ingin terus menjaga ke­se­hatan dan keselamatan ji­wa,” katanya.

Selain itu, Jim juga me­ma­parkan jika jalan kecil di AS memiliki akses luar biasa, sehingga masyarakat Colorado tak mau merusak jalan kecil tersebut.

“Mereka ingin menjaga karakteristik kota dan me­les­tarikan jalan-jalan kecil itu,” imbuhnya.

Wakil Walikota Padang Emzalmi sangat menyambut baik kedatangan konsulat AS dan Jim Charlier ini dalam menyampaikan beberapa pokok pikiran berkaitan sistem transportasi untuk Kota Padang, sebab Padang salah satu kota besar strategis dan punya potensi besar.

“Ini kita butuhkan ka­rena Padang dipersiapkan menjadi kota metropolitan sehingga perlu pengelolaan sistem transportasi kota dengan baik,” kata wa­wako.

Dalam persiapan penge­lolaan transportasi ini dibu­tuhkan konektifitas dengan daerah lain. Apalagi sistem manajemen transportasi ko­ta ini disiapkan untuk jangka panjang dan terin­terkoneksi.(h/ows)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]