Masyarakat Tiku Masih Dihantui Abrasi


Selasa, 15 September 2015 - 18:43:46 WIB

Warga di dua Jorong tersebut, hingga kini juga dihantui Kecemasan berke­panjangan akibat gelom­bang tinggi disertai abra­si. Mereka hanya bisa pas­rah dan berharap ada perha­tian dari pemerintah agar abrasi kondisi tersebut tidak semakin parah.

Masyarakat sangat Kha­watir karena ombak besar  sewaktu-waktu bisa men­capai rumah mereka. Bah­kan, seumlah rumah di pasir paneh ada tinggal berjarak  beberapa meter lagi dari pantai. Tidak hanya meru­sak rumah masyarakat, abra­si juga sudah mengancam fasilitas umum.

Tokoh pemuda Tiku, Boy Basri Tanjung mengata­kan, gelombang tinggi telah menumbagkan ratusan po­hon kelapa, sejumlah rumah yang berada dekat dengan bibir pantai sangat teran­cam. Menurutnya masyara­kat sangat cemas. Abrasi akan terus  merusak rumah dan bangunan umum.

Ia meminta pihak berwe­nang dalam pananganan kondisi tersebut bisa men­carikan jalan keluar. Lebih kurang ada 35 Kepala Ke­luarga (KK) pada dua jorong tersebut yang tinggal  di bibir pantai.

Mereka tak punya pili­han lain untuk pinda. menjelang akhir ta­hun ini, sejumlah warga sudah bersiap-siap untuk menghubungi sanak fami­linya yang jauh dari pantai. Sebab, bulan Oktober sam­pai Desember gelombang sangat tinggi.

Kepala Jorong Pasir Pa­neh, Safrinal mengatakan, gelombang air laut terus meninggi. Baru-baru ini ketinggian gelombang lebih kurang mencapai beberapa meter. Hal tersebut menye­babkan pepohonan yang ada pada bibir pantai bertum­bangan. Dengan kondisi tersebut air laut semakin mudah mencapai pemuki­man masyarakat. (h/yat)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]