Mendikbud Prihatin Aktivitas Sekolah di Riau


Rabu, 16 September 2015 - 19:08:07 WIB

“Setiap minggu harus dila­ku­kan evaluasi dengan kon­disi asap yang ada saat ini. Anak-anak diberikan tugas di rumah selama libur ini,” ujar Menteri Anies Baswedan, dalam telekonferen dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Kamsol, saat rapat bersama dengan dinas pendidikan kabupaten-kota se-Riau, kemarin.

Menurut Kamsol, sesuai rencana, seharusnya Menteri Anies Baswedan akan datang ke Riau dan ikut hadir dalam rapat tersebut. Namun karena Bandara SSK II Pekanbaru terganggu kabut asap, rencana itu pun akhirnya batal dilak­sanakan. Sebagai gantinya, Menteri Anies Baswedan meng­­gelar telekonferen un­tuk membahas dunia pendi­dikan di Riau.

Ditambahkannya, kebija­kan Mendiknas itu juga berla­ku untuk daerah lain yang mengalami hal dengan Riau, seperti Kalimantan Tengah dan Jambi. Di dua provinsi itu, aktivitas pendidikan juga terganggu akibat kabut asap yang pekat.

“Menteri memberikan ara­­han kepada kita dan dinas ka­bupaten/kota. Intinya, sela­ma libur, siswa diberi tugas di rumah,” terangnya.

Berdasarkan instruksi itu, semua pihak sepakat, selama libur sekolah, guru dan wali kelas tetap masuk sekolah untuk menyiapkan materi.

“Jadi guru dan wali kelas menyiapkan materi pelajaran di sekolah, dan diberikan kepada tugas kepada siswa. Guru dan wali kelas juga ikut memantau baik langsung mau­pun tidak langsung kepa­da siswa yang terdekat. Atau­pun melalui telepon dan in­ter­net,” ujar Kamsol.

Ditambahkan Kamsol, se­lu­ruh dinas pendidikan kabu­paten/kota juga sepakat meli­burkan siswa sekolah sampai satu minggu ke depan. Sampai situasi kabut asap di wilayah Riau normal. Jika asap sudah hilang, proses belajar menga­jar dilanjutkan dan mengejar ketertinggalan pelajaran.

“Sampai status darurat dicabut dan sampai kondisi asap benar-benar baik. Jadi nanti setelah masuk sekolah, seluruh jam pelajaran diefek­tifkan dan ditambah jam pela­ja­ran. Jadi jam yang tidak efektif itu nantinya akan di­efek­tifkan oleh wali kelas dan guru untuk mengejar keter­tinggalan,” katanya.

Sementara itu, tokoh pen­didikan Riau, Sumardi Taher, yang turut hadir pada rapat koordinasi bersama Disdik menyam­paikan, anak-anak sekolah selama diliburkan tetap harus diberikan pela­jaran di rumah.

“Sekarang ini kita me­mang serba susah. Meski di­li­bur­kan, anak-anak main juga di luar, jadi usulan kita sama dengan menteri, anak-anak tetap diberikan tugas di rumah selama libur sekolah. Seka­rang ini kan bisa meng­gunakan teknologi bisa menggunakan hape atau melalui internet. Tugas-tugas yang diberikan nanti dikumpulkam sebagai bahan evaluasi,” ujar mantan anggota DPD RI ini. (hr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]