Pembongkaran Salon di Padang Teater Ricuh


Rabu, 16 September 2015 - 19:19:53 WIB

Pembongkaran salon-salon oleh sejumlah petugas yang telah bergabung menuai ricuh dengan berbagai ma­cam aksi mulai dari berkata-kata kotor, mendongkol dan menangis dengan meratapi nasib, membuka baju, mem­buka rok hingga ada yang melawan petugas dan me­lem­parinya dengan air kotor serta melempar berbagai macam peralatan yang sudah dikeluarkan.

“Kenapa salon-salon ka­mi ini ditutup paksa tanpa pemberitahuan? Memang­nya apa salah kami? Retri­busi sudah dibayar, surat mengontrak ada, lalu kenapa masih ditutup? Dengan apa anak kami makan nantinya,” omel seorang pemilik salon sambil menangis dan ber­teriak kepada semua orang dan petugas.

Tidak dihiraukan, petu­gas terus saja mengeluarkan semua barang-barang salon, mulai dari tempat tidur, kasur, tirai serta berbagai macam barang dan perleng­kapan yang ada di dalamnya.

Pembongkaran yang ber­langsung lebih kurang satu jam tersebut sangat meng­hebohkan semua warga pa­sar serta pengunjung pasar.

Melihat semakin ba­nyak­­nya yang menyaksikan, beberapa pemilik salon ne­kat melakukan aksi yang menghebohkan lagi. Dengan berkoar-koar tidak karuan sambil memegangi botol mimuman karena tidak mau barang-barangnya dikeluar­kan, ia berteriak-teriak mela­wan petugas sehingga pe­tugas harus menggotongnya ke luar dan diamankan turun ke bawah.

Saat aksi tersebut sedang dilakukan si pemilik salon, yang lainnya tidak ingin ketinggalan dengan menari-nari dan berlari-lari men­dekati semua orang teruta­ma petugas. Dengan celetu­kan nakal sambil mengibas-ngibaskan roknya sehingga memperlihatkan hal yang tidak baik dilakukannya.

Sia nan ka nio ko, am­biak lah. Lamak se mam­bong­ka-bongka salon ka­mi,” ujarnya salah seorang pemilik salon yang berpe­nam­pilan tidak senonoh dengan cat rambut kuning sesekali membuka baju dan roknya.

Kepala Dinas Pasar Kota Padang Endrizal kepada sejumlah wartawan usai pem­bongkaran mengatakan bahwa pembongkaran paksa ini dilakukan setelah mela­ku­kan beberapa tahapan, mulai dari memberikan peringatan secara lisan mau­pun tulisan hingga beberapa kali. Isi surat peringatan mengatakan kepada semua pemilik salon supaya melengkapi surat izin usaha dari perizinan.

“Kita sudah menyurati mereka hingga tiga kali supaya mengurus izin usaha salonnya, namun tidak ada yang mengurus sehingga kita harus melakukan tindakan untuk menutup salon-salon tersebut sementara,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam penutupan yang meng­gan­deng beberapa pihak terkait bertujuan supaya pemilik salon tersebut bisa diarah­kan dan diberikan solusi. “Yang penting tempat pros­titusi tersebut harus ditu­tup,” tegasnya.

Sementara itu, hal yang senada juga disampaikan oleh Kasatpol PP Kota Pa­dang Firdaus Ilyas bahwa, penindakan ini memang harus dilakukan.

“Tidak ada lagi kita meli­hat yang namanya salon plus-plus. Salon itu casing saja, dari luarnya memang seperti salon namun di da­lam­nya tidak sama,” papar­nya. Dijelaskan Firdaus, semua salon-salon tanpa terkecuali ditutup dan dike­luarkan barangnya serta di­aman­kan di kantor Satpol PP.

“Saya berharap bersama-sama kita bisa dan berantas tempat maksiat yang terletak di jantung kota tersebut,” tutupnya. (h/mg-win)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 25 Agustus 2016 - 14:02:02 WIB
    250 GEROBAK DIBAGIKAN PADA PEDAGANG

    Pembongkaran Lapak Jalan Samudera Tuntas

    Pembongkaran Lapak Jalan Samudera Tuntas PADANG, HALUAN — Pem­bongkaran lapak-lapak di Jalan Samudera Pantai Padang ditun­taskan Rabu (24/8). Dipastikan, tidak ada lagi bangunan yang meng­halangi pemandangan ke laut lepas..
  • Kamis, 21 Juli 2016 - 03:01:15 WIB

    Pembongkaran Jalur Dua Bypass Tuntas

    Pembongkaran Jalur  Dua Bypass Tuntas PADANG, HALUAN — Proses eksekusi bangunan yang meng­­­hambat pembangunan jalur dua by pass, selesai di­kerjakan kemarin, Rabu (20/7). Seluruh lahan yang akan ba­ngun jalan Bypass ter­sebut sudah bisa dikerjakan tanpa .
  • Selasa, 19 Juli 2016 - 12:26:10 WIB

    Pembongkaran Bangunan di Jalur Dua By Pass Padang Ricuh

    Pembongkaran Bangunan di Jalur Dua By Pass Padang Ricuh PADANG, HALUAN - Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang berada di sekitar pembangunan jalur 2 Bypass pada Selasa (19/7) sekitar pukul 09.00 WIB..
  • Selasa, 23 Februari 2016 - 03:11:13 WIB
    PKL Pantai Muaro Demo

    Pedagang Minta Pembongkaran Ditunda

    PADANG, HALUAN — Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Pantai Muaro Padang berunjuk rasa ke DPRD Kota Padang Senin (22/2). Unjuk rasa dilakukan terkait akan dibongkarnya puluhan lapak PKL besok Rabu (24/2), mulai Simpang Pujaser.
  • Selasa, 19 Januari 2016 - 03:56:52 WIB
    Masa Tenggang Habis

    Pembongkaran Urung Dilakukan

    PADANG, HALUAN — Tim dari Pemko Padang memang datang ke lokasi kemarin, namun untuk memberikan sosialisasi bukan untuk melakukan pembongkaran paksa karena masa tenggang sudah habis..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]