UKM Diminta Hati-hati Berproduksi


Kamis, 17 September 2015 - 19:36:00 WIB

“Ada beberapa UKM yang memang bahan da­sarnya berasal dari luar sehingga cukup berdampak kepada produksinya,” terang Zirma.

Namun, kata Zirma, UM­KM Sumbar umumnya berproduksi dengan meng­gu­nakan bahan mentah yang berasal dari dalam negeri. Tidak banyak yang meng­gunakan  bahan impor dari luar negeri sebagai bahan baku.

“Gunakan lah produk dalam negeri. Tetap berhati-hati dalam berproduksi,” imbuhnya.

Ditengah tekanan eko­no­mi saat ini tidak hanya UMKM yang terkena im­basnya hamper seluruh usa­ha di dunia terkena. Hanya saja untuk di Sumbar tidak begitu dirasakan karena UMKM yang ada banyak yang bergerak dalam usaha kaki lima.

“Bagaiaman mau dihin­dari hal seperti ini, ini sudah global dan semua tahu dan semua terdampak. Saat ini yang kita lakukan bagaiman bisa terus mendorong UM­KM agar tidak mati, yang penting itu tetap ber­pro­duksi,” pungkasnya.

Dilanjutkan Zirma, un­tuk mendorong UMKM di Sumbar pemerintah pusat melalui dinas di daerah te­lah kembali menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KU­R) mikro. Saat ini ujarnya, ada beberapa Bank yang telah menyediakan plafon KUR mikro di Sumbar.

“Dua bulan lalu, pe­merintah sudah melun­cur­kan KUR mikro. Dan ini sudah bisa digunakan untuk kita di daerah. Sejauh ini baru dua Bank yang melm­pirkan besaran palfonnya yaitu Bank BRI dan Bank BNI,” terangnya.

Untuk Bank BRI, saat ini menyediakan Rp139 juta lebih untuk 961 debitur. Sementara Bank BNI me­nyediakan plafon Rp350 juta dua debitur. “Untuk bank Mandiri dan Bank daerah kita belum terima laporannya,” pungkasnya.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Me­nengah (UKM) membatasi plafon maksimal pemberian kredit usaha rakyat (KUR). Kebijakan ini untuk me­minimalisir rasio kredit bermasalah atau non per­forming loan (NPL) dengan batas maksimal plafon KUR menjadi Rp25 juta per de­bitur.

“Apa yang dikatakan BI terkait dengan kredit macet UMKM yang besar memang dampak dari melambatnya perekonomian. Namun, de­ngan KUR mikro ini semoga bisa diminimalisir,” terang­nya. (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 24 November 2015 - 19:00:26 WIB

    124 UKM Terima Modal Usaha Rp2 Miliar

    PROGRAM MITRA BINAAN PTSP

    PADANG, HALUAN - PT Semen Padang melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR) kembali menyalurkan dana bergulir bantuan modal usaha Triwulan II Tahun 2015 senilai .

  • Kamis, 03 September 2015 - 19:23:27 WIB

    Kemenkop-UKM Dorong Bunga KUR Turun Lagi

    JAKARTA, HALUAN — Ke­menterian Koperasi dan UKM mendorong agar bu­nga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa turun lagi. Per­timbangannya, 56,7 juta unit usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di In­done.

  • Kamis, 18 Juni 2015 - 18:45:57 WIB

    Kampung UKM Digital Mulai Rambah Bandung

    BANDUNG,HALUAN – Melanjutkan pencanangan program Kampung UKM Digital di Kampung Keranggan Kota Tangerang Selatan (1/6) lalu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) langsung merambah kota-kota lainnya.

    Setelah p.

  • Senin, 06 April 2015 - 19:05:13 WIB

    UKM Harus Mampu Bersaing di MEA

    JAKARTA, HALUAN — Di era internet seperti sekarang ini dimana semua informasi bisa diakses dengan mudah, sudah saatnya pelaku usaha kecil menengah (UKM) mening­katkan level usahanya ke kelas yang lebih .

  • Jumat, 13 Februari 2015 - 19:39:29 WIB

    Kementerian Koperasi dan UKM Kembangkan 100 TPKU

    JAKARTA, HALUAN -— Ke­menterian Koperasi dan UKM mengembangkan 100 Tempat Praktik Keterampilan Usaha (TPKU), tahun 2015. TPKU dikembangkan di lembaga pendidikan perdesaan se­ting­kat SMK di berbagai p.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]