Dikira Bom, Ahmed Ditangkap dan Diborgol


Kamis, 17 September 2015 - 19:47:12 WIB

Seperti dila­por­kan Wa­shing­ton Post, Ahmed tidak asing lagi dengan barang-barang elektronik. Bocah yang duduk di SMA kelas IX itu memiliki bakat me­ngu­tak-atik. Ia membuat radio­nya sendiri serta bluetooth untuk pengeras suara yang diberikannya kepada se­orang teman.

Merasa punya bakat ia pun ingin menunjukkan gu­ru­nya di SMA Mac­Ar­thur. Ahmed kemudian me­rakit jam digital buatan sendiri. Ia mengambil pa­pan sir­kut, power sup­ply atau pa­so­kan daya dan meng­hu­bungkannya ke la­yar digital. Ia pun dengan bangga me­nye­rahkan hasil buatannya itu guru ke­esokan harinya.

Namun sang guru tam­pak waspada. “Saya harap kamu tidak menunjukkan ke guru lain,” ujar Ahmed me­nirukan ucapan seorang guru seperti dikutip Dallas Morning News.

Namun saat pelajaran Bahasa Inggris, jam itu ber­bunyi, dan menarik per­hatian guru. Sang guru me­minta Ahmed maju ke de­pan. Ia memperlihatkan jam rakitannya. “Ini seperti bom,” ujar guru itu seperti di­tirukan Ahmed.

Guru itu kemudian me­nyimpan jam tersebut. Tak berselang lama, Ahmed di­tarik dari kelasnya oleh ke­pala sekolah dan petugas kepolisian. Ia dibawa ke sebuah ruangan. Di sana sudah ada empat anggota kepolisian menunggu.  “Me­reka menginterogasi saya dan menggeledah ba­rang bawaan saya. Mereka juga mengambil tablet dan temuan saya,” ujar bocah itu. “Jadi kamu men­coba me­m­buat bom?” tanya seorang petugas. “Tidak saya hanya ingin buat jam,” jawab Ah­med.

Seorang interogator me­ngatakan,”Ini seperti bom dalam film”. Ahmed menga­takan, ia lalu dibawa ke kantor kepolisian. Ia sempat diborgol dan diminta sidik jarinya. Di sana, petugas berulang kali menyebut na­ma akhirnya.

Ia mengaku tidak bisa berbicara dengan orang tua sampai interogasi berakhir.  “Saya tidak berbuat salah, saya hanya menunjukan hasil karya saya, namun berujung pada penangkapan,” ka­tanya.

Diundang Obama

Presiden Barrack Oba­ma meminta Ahmed Moha­med berkunjung ke Gedung Putih untuk memamerkan jam buatannya  sendiri. Ha­rian Wall Street Jour­nal mela­porkan Rabu (16/9/2015), ta­waran itu ditu­liskan Oba­ma da­lam Twitter priba­dinya.

‘’Jamnya bagus Ahmed. Mau dibawa ke Gedung Putih agar kita dapat mem­beri inspirasi bagi bocah-bocah lain agar menyukai ilmu pasti,’’ tulis pemimpin AS tersebut.

Tawaran itu dilakukan Obama, setelah Ahmed Mo­hamed ditangkap polisi di Dallas karena membawa jam bikinannya ke sekolah. Sete­lah ditunjukkan gurunya yang insinyur, jam bikinan­nya itu berbunyi di dalam tas punggungnya, sehingga disangka bom, dan Ahmed pun ditangkap, diborgol polisi dan diinterogasi sela­ma tiga hari. Bocah berusia 14 tahun itu, juga dikeluar­kan dari sekolah SMP di Irving Independent School.

‘’Kami yakin dia ditang­kap karena dia Muslim dan namanya Muhammad,’’ kata ayahnya.

Besar kemungkinan Ah­med Mohamed akan dipin­dahkan ke sekolah lain.

Josh Earnest, Sekretaris Pers Gedung Putih menje­laskan, Ahmed akan diun­dang dalam ‘Malam Astro­nomi’ di Gedung Putih pe­kan-pekan mendatang. Di aca­ra itu, Ahmed berke­sem­patan bertemu dengan il­mu­wan dan antariksawan AS.  ‘’Kita harus mendukung ilmuwan-ilmuwan muda, bukan memborgolnya,’’ kata Menteri Pendidikan AS Ar­ne Duncan. Hillary Clinton, kan­didat presiden dari partai Demokrat pun ikut-ikutan berceloteh di akun Twit­ternya.  (h/inl/rol)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]