Disperindagtamben dan Pedagang Miras Sama-sama Bingung


Jumat, 18 September 2015 - 19:55:29 WIB

Pantauan Haluan di se­putar kawasan Pondok Kota Padang, pedagang yang men­jual miras mudah sekali ditemukan. Cici, salah seo­rang pedagang miras, me­ngaku, tidak tidak ada per­ubahan apapun dalam pe­njualan miras di tokonya. Memang, katanya, awal ta­hun lalu ada pengumuman mela­rang penjualan miras oleh Pemerintah Kota Pad­ang.

“Saya ada izinnya men­jual ini semua. Jadi tidak saya indahkan aturan ter­sebut. Malah berubah lagi sekarang, kan,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika penjualan miras diper­ma­salahkan oleh pemerintah, kenapa harus ada bayar pajaknya dan segala ma­camnya.

Di salah satu mini­mar­ket di Tabing juga menye­diakan miras dengan tingkat alkohol yang rendah. Me­nurut penjualnya, aturan untuk menjual miras dari pemerintah memang tidak ada yang tegas. Dulu itu hanya imbauan kepada kon­sumen yang membelinya, jika masih anak sekolah pedagang dilarang menjual kepada mereka.

“Tidak begitu gencar sosialisasi larangan ke­ma­rin itu. Hanya saja kepada konsumen yang masih usia sekolah saja jangan dijual,” jawab Ani, salah seorang penjaga minimarket.

Kepala Dispe­rindag­tamben Kota Padang Hen­drizal Azhar mengaku bi­ngung dengan aturan yang bolak balik dari pemerintah pusat. Namun, sosialisasi awal tahun  sudah dila­kukan. Regulasi sekarang tentang Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 6/M-DAG/PER/1/20­15 sudah diketahuinya.

“Sekarang sudah di­long­garkan lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, de­ngan adanya regulasi ini, pemerintah kembali mem­perbolehkan penjualan mi­nu­man beralkohol dengan kadar di bawah 5 persen, atau minuman beralkohol tipe A di toko-toko pe­ngecer dan minimarket.

Namun, karena terbit Per­mendag pada tanggal 16 Ja­nuari 2015 lalu tentang pela­rangan penjualan minu­man keras dan beralkohol, mem­buat pemerintah dae­rah dan pedagang bingung. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 08 Mei 2016 - 15:33:29 WIB

    Disperindagtamben Harus Rutin Kontrol Harga Kebutuhan Pokok

    PADANG, HALUAN -- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan, Disperindagtamben harus mengontrol secara rutin harga kebutuhan pokok..
  • Ahad, 23 Agustus 2015 - 19:17:23 WIB

    Disperindagtamben Belum Tertibkan Miras

    PERATURAN PERMENDAG

    PADANG, HALUAN — Tiga bulan lebih Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Padang belum melakukan tindakan penertiban terha.

  • Ahad, 17 Mei 2015 - 19:23:02 WIB

    Kepala Disperindagtamben Diganti, Dian Wijaya Tak Hadir

    PERCEPATAN PROGRAM UNGGULAN

    PADANG, HALUAN — Tak ingin terlambat dalam penyelesaian pem­ba­ngunan Kota Padang yang ter­tuang dalam 10 program unggulan, Mahyeldi-Emzalmi (MahEm) terus melakukan.

  • Jumat, 16 Januari 2015 - 20:24:54 WIB

    Disperindagtamben Kewalahan

    BELI LPG DIATAS HET

    PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang tidak mampu mengontrol Harga Eceran Tertinggi (Het) LPG subsidi 3 Kg di luar agen dan pangkalan. Untuk itu, masyarakat diminta cerdas d.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]