Krematorium Termodern Hadir di Padang


Ahad, 20 September 2015 - 18:25:30 WIB

Paling penting adalah ramah terhadap lingkungan. Ini dibuktikan dengan hasil pengujian Laboratorium Lingkungan Hidup PT Uni­lap Perdana Jakarta No. 003353/LHP/IV/2015. De­ngan teknologi yang di­miliki, proses krematorium tidak akan mengeluarkan asap, limbah apalagi bau.

Badan Pengendalian Dam­pak Lingkungan Dae­rah (Bapedalda) Kota Pa­dang juga sudah mela­kukan pengujian terhadap pera­latan tersebut, disusul de­ngan keluarnya Surat Per­nyataan Pengelolaan Ling­kungan (SPPL) tertanggal 7 September 2015.

“Lokasi dan peralatan kremasi itu sudah me­me­nuhi syarat secara teknis, sehingga tidak berdampak terhadap lingkungan,” ujar Kepala Bapedalda Kota Padang, Edi Hasymi, Sabtu (19/9).

Pihaknya telah memberi izin krematorium itu setelah melakukan pengujian dan verifikasi alat dan tempat. “Alat yang digunakan sangat canggih, dan hanya butuh waktu sebentar untuk kre­masi,” lanjutnya.

Krematorium itu akan mendapat pengawasan dan uji kelayakan secara berkala dari Bapedalda, baik dari segi kebisingan, polusi uda­ra ataupun asap.

“Keberadan tempat itu harus diapresiasi positif karena sudah kebutuhan sebagian masyarakat di sana. Apalagi alat yang digunakan terbukti aman untuk ling­kungan,” lanjutnya.

Pemko Padang sudah memberikan izin terhadap krematorium itu melalui surat No.455/03.27/DTRT­BP-2015 yang ditanda­ta­ngani Walikota Mahyeldi Ansharullah.

“Izin yang diberikan sudah melalui serangkaian proses, baik persyaratan untuk tempat maupun pe­ngujian mesin dan peralatan lainnya,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang, Afrizal Khai­dir.

Pihaknya pun sudah me­l­ihat langsung proses kremasi dengan peralatan serupa yang ada di kawasan Pluit Jakarta. “Tiga jam saya di sana. Ternyata teknologi yang digunakan mesin itu bukan yang kita bayangkan selama ini. Asap yang dike­luarkan sisa pembakaran diolah lagi, sehingga nol aroma, nol asap dan nol limbah,” lanjutnya.

Pemko mendukung ke­ber­adaan krematorium itu. “Soal dikremasi atau tidak tentu tergantung ahli waris­nya. Kami melihat ini sudah kebutuhan. Seharusnya Pem­ko yang mengadakan peralatan itu, tetapi karena berbagai keterbatasan be­lum bisa untuk itu. Sekarang pihak HBT berinisiatif me­ngadakannya, kami tentunya berterima kasih untuk itu, karena sekali lagi proses kremasi yang modern itu sudah kebutuhan,” lan­jutnya.

Kemudian, keberadaan krematorium itu juga me­ngatasi persoalan kemacetan yang kerap diakibatkan oleh iring-iringan pengantar jena­zah ke lokasi pemakaman atau juga kremasi yang se­lama ini dilakukan di Bu­ngus, Teluk Kabung dan Gunung Padang, Padang Selatan.

“Ini juga meringankan tugas petugas lalu lintas, dan tidak menggangu kenya­manan berlalu lintas, karena lokasinya tidak jauh seperti selama ini,” tutur Afrizal.

Satu lagi adalah lebih efektif dan efisien. “Kremasi di Bungus dan Gunung Pa­dang selama ini dilakukan di tempat terbuka, butuh waktu sekitar 24 jam, sehingga mengharuskan pihak kelu­arga kembali esok harinya. Sementara yang ada seka­rang di Pondok hanya butuh waktu 2 jam, tidak di lokasi terbuka, dan aman terhadap lingungan,” terangnya.

Dengan sudah adanya krematorium modern di kawasan Pondok yang di­nyatakan terbuka untuk umum, pihaknya akan me­ninjau ulang keberadaan tempat kremasi yang ada di Bungus dan Gunung Padang, karena lahan yang digunakan milik pemerintah kota, dan selama ini belum diurus izinnya. “Segera kami eva­luasi dan tinjau ulang,” te­gasnya Afrizal.

Apalagi lokasinya tak jauh dari tempat penyim­panan BBM depot PT Perta­mina Bungus Teluk Kabung. Belum Lagi dampaknya ter­hadap masyarakat seki­tar. (h/nov)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 05 April 2017 - 09:05:44 WIB

    HBT Bersedia Pindahkan Krematorium

    PADANG, HALUAN – Masalah penolakan pengoperasian Krematorium HBT sudah ada titik temu. Menurut Wali Kota Padang Mahyeldi, Pihak HBT bersedia memindahkan krematorium dari rumah duka. Letak krematorium tetap berada di kawasan.
  • Senin, 20 Maret 2017 - 19:20:43 WIB

    Sejumlah Kelompok Masyarakat Tolak Krematorium di Pecinan Padang

    PADANG, HALUAN – Keberadaan tempat pembakaran jenazah atau lazim disebut krematorium di kawasan Pecinan Padang di di Jalan Pasar Batipuh,Padang yang dikelompok paguyuban warga dari Himpunan Bersatu Teguh (HBT) memicu protes.
  • Rabu, 06 Januari 2016 - 03:16:44 WIB
    Izin Belum Beres

    Krematorium Diminta tak Dioperasikan

    PADANG, HALUAN — Komisi I DPRD Kota Padang meminta krematorium Himpunan Bersatu Teguh (HBT) di Jalan Pasar Borong, Kecamatan Padang Selatan tidak di­o­pe­rasikan hingga seluruh komponen perizinan terpenuhi..
  • Kamis, 26 November 2015 - 19:00:43 WIB

    Warga Bungus Keluhkan Limbah Krematorium HTT

    PADANG, HALUAN — Keluhan warga Bungus, Teluk Kabung, Padang terhadap krematorium di daerah mereka tampaknya cukup beralasan. Bertahun-tahun mereka menghirup bau tak sedap dari asap yang menggumpal dari p.

  • Rabu, 11 November 2015 - 20:19:31 WIB

    Soal Krematorium, Walikota Minta Warga Tahan Emosi

    PADANG, HALUAN - Protes warga Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan terkait keberadaan kre­matorium di kawasan Pondok, tepatnya di Jalan Pasar Borong 3 Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, mas.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]